Huawei dan Vivo Kuasai Pasar Gadget China, Apple Ketinggalan Jauh!
VIVATechno – Pasar ponsel pintar di China mengalami pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2024, dengan total penjualan mencapai 285 juta unit, naik sekitar 4 persendibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut data terbaru dari Canalys, ada lima vendor utama yang mendominasi pasar HP di China.
Namun, yang paling mencolok adalah dominasi Vivo dan Huawei, sementara Appleyang biasanya berada di posisi teratas, kali ini mengalami penurunan yang cukup besar.
Vivo mencatatkan angka penjualan tertinggi di China, berhasil menjual 49,3 juta unit, menjadikannya vendor HP terlaris di negara tersebut.
Vivo mengungguli Huawei yang berada di posisi kedua dengan total penjualan 46 juta unit.
Huawei menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dengan kenaikan penjualan sebesar 37 persen dibandingkan tahun lalu, sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat persaingan yang semakin ketat di pasar HP China.
Sementara itu, Apple, yang selama ini menjadi raksasa teknologi dengan dominasi kuat di pasar global, kini berada di posisi ketiga di China. Apple hanya berhasil menjual 42,9 juta unit, jauh tertinggal dari Vivo dan Huawei.
Hal ini menandakan penurunan yang signifikan bagi Apple, yang sebelumnya sering berada di urutan pertama dalam penjualan HP di China.
Bahkan, Oppo dan Honor, dua merek Android lainnya, juga mencatatkan angka penjualan yang cukup besar, dengan Oppo menjual 42,7 juta unit dan Honor dengan 42,2 juta unit.
Namun, Apple masih mampu mencatatkan penjualan tinggi pada kuartal keempat 2024, periode yang biasanya sangat menguntungkan bagi Apple karena rilisnya model iPhone terbaru.
Meskipun demikian, jumlah unit yang dikirimkan pada kuartal keempat ini, yaitu 13,1 juta unit, menunjukkan penurunan sebesar 25 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.
Penurunan ini cukup signifikan, mengingat Apple biasanya menikmati lonjakan besar dalam penjualan iPhone terbaru di akhir tahun.
Keadaan ini menunjukkan bahwa meskipun Apple tetap menjadi pemain besar di pasar ponsel global, di China, mereka kini harus menghadapi persaingan yang semakin ketat dari vendor-vendor lokal seperti Vivo dan Huawei.
Vivo, dengan pendekatan yang lebih berfokus pada inovasi dan harga yang lebih terjangkau, berhasil mempertahankan posisi teratas.