Poco X7 vs Poco X7 Pro: Mana yang Layak Dibeli? Ini Dia Perbandingan Lengkapnya!
- YouTube Review Gadget
VIVATechno – Pertarungan sengit di kelas smartphone menengah kembali memanas dengan kehadiran Poco X7 dan Poco X7 Pro.
Dengan selisih harga sekitar Rp 1 juta, banyak Vivanians bertanya-tanya, apakah worth it untuk merogoh kocek lebih dalam demi Poco X7 Pro yang diklaim lebih lengkap?
Mari kita bedah perbandingan kedua jagoan ini secara mendalam!
Jika Vivanians mencari performa maksimal, Poco X7 Pro jelas menjadi pemenangnya.
Ditenagai MediaTek Dimensity 8400, ia jauh melampaui Poco X7 yang menggunakan MediaTek Dimensity 7300.
Perbedaan ini sangat terasa di skor AnTuTu, di mana X7 Pro mencatat 1,4 juta poin, hampir tiga kali lipat dari 590 ribu poin milik X7 reguler.
Tak hanya itu, X7 Pro hadir dengan RAM 12GB dan storage 512GB (UFS 4.0), sementara X7 reguler hanya 8GB RAM dan 256GB storage (UFS 2.2).
Perbedaan benchmark dan pengalaman bermain game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Genshin Impact menunjukkan stabilitas performa yang lebih baik pada X7 Pro, meskipun keduanya masih mengalami throttling.
Jadi, untuk performa, penambahan 1 juta rupiah sangatlah worth it.
Di sektor kamera, kedua ponsel ini memiliki konfigurasi yang sama, kamera utama 50MP, ultrawide 8MP, dan kamera depan 20MP.
Namun, kualitasnya berbeda. Poco X7 Pro unggul dalam perekaman video kamera belakang dengan kemampuan 4K 60 FPS, sementara X7 reguler hanya 4K 30 FPS.
Prosesor ISP (Image Signal Processor) yang lebih baik pada X7 Pro juga menghasilkan kualitas gambar dan stabilitas video yang superior.
Namun, ada catatan menarik. Kamera depan Poco X7 Pro terkunci di 1080p 30 FPS, sedangkan Poco X7 reguler bisa merekam 1080p 60 FPS.
Ini bisa menjadi pertimbangan bagi Vivanians yang sering vlogging menggunakan kamera depan.
Selain itu, X7 reguler punya mode RAW untuk foto, fitur yang belum ditemukan di X7 Pro.
Meski demikian, secara keseluruhan, kualitas foto dan video X7 Pro (terutama kamera belakang) tetap lebih unggul.
Poco X7 Pro kembali memimpin di beberapa aspek penting. Layarnya, meskipun sama-sama 1.5K 120Hz, dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2 pada X7 reguler, sementara X7 Pro hanya Gorilla Glass 7E.
Namun, X7 Pro menawarkan mode "Original Color Pro" untuk akurasi warna yang lebih baik.
Kualitas dual speaker dengan Dolby Atmos pada X7 Pro juga dinilai lebih bagus.
Dari segi baterai, X7 Pro punya kapasitas lebih besar 6000 mAh (vs 5110 mAh pada X7 reguler) dan didukung 90W fast charging (vs 45W pada X7 reguler).
Meskipun waktu pengisian penuh hanya berbeda sekitar 10 menit (40-50 menit), 90W tetap terasa lebih superior.
Desain Poco X7 Pro juga dianggap lebih menarik, dengan form factor yang lebih flat dan terasa solid di tangan.
Namun, ada satu poin minus, Poco X7 reguler mendukung E-SIM, fitur yang tidak ada di X7 Pro.
Di era smartphone modern, fitur AI menjadi pembeda. Poco X7 Pro jelas menjadi pemenang di sini dengan fitur AI yang lebih banyak dan lengkap.
Dukungan pembaruan software juga lebih panjang pada X7 Pro, dimulai dari Android 15 dengan tiga kali pembaruan OS dan empat tahun pembaruan keamanan, dibandingkan X7 reguler yang dimulai dari Android 14.
Jadi, Vivanians, apakah worth it untuk menambah 1 juta rupiah demi Poco X7 Pro?
Jawabannya jelas sangat worth it! Dengan peningkatan performa yang signifikan, kualitas kamera yang lebih baik (terutama video belakang), baterai lebih besar dengan charging lebih cepat, desain premium, dan fitur AI yang melimpah, Poco X7 Pro menawarkan paket yang jauh lebih lengkap.