3 Rekomendasi Film dan Series Remaja Romantis Sepanjang Masa
VIVATechno – Film dan series menjadi kegiatan bersantai yang paling menyenangkan entah ditonton bersama keluarga, pribadi atau dengan pasangan.
Film dan series romansa remaja biasanya yang paling banyak dipilih saat bersama pasangan. Memberikan sensasi kupu-kupu di perut dan kisah yang menyentuh hati.
Film dan series romansa remaja menyuguhkan kesan cinta yang polos dan sederhana dengan kejadian unik di sekolah membuat Vivanians kembali bernostalgia saat meewati masa-masa SMA.
The Summer I Turned Pretty
- -
Walaupun sudah ditonton berulang-ulang, film dan series romansa ini selalu menjadi pilihan terbaik. Berikut rekomendasi film dan series romansa remaja yang wajib Vivanians tonton.
1. To All Boys i've Loved Before
To All Boys i've Loved Before merupakan film komedi romantis dari adaptasi novel dengan judul yang sama karya Jenny Han.
Rilis pada tahun 2018 di Netflix dengan 3 series movie dibintangi Lana Condor, Israel Broussard, Noah Centineo, Janel Parrish, dan Anna Cathcart berhasil menuai banyak perhatian.
Pasalnya, To All Boys i've Loved Before berhasil memberikan cerita yang ringan tentang kisah remaja dengan isu pertemanan di sekolah, tetapi dikemas dengan grafik dan cerita yang memukau.
Mengisahkan Lara Jane Covey (Lana Condor) yang selalu menulis surat pada gebetannya, tetapi ia tidak pernah mengirimnya sama sekali dan hanya menyimpannya di kotak rahasia.
Namun, secara tiba-tiba surat yang ia simpan hilang secara misterius dan ternyata sampai pada gebetan-gebetannya.
Seketika hidupnya mulai kacau karena ada dua orang yang tidak bisa ia hadapi karena lancang telah menulis surat cinta yaitu sahabatnya sendiri sekaligus mantan dari pacara kakaknya, Josh Sanderson dan Peter Kavinsky salah satu cowok yang ia taksir saat SMP.
2. Five Feet Apart
Five Feet Apart merupakan film dua remaja pasien yang berjuang melawan penyakit mematikan yaitu Cystic Fibrosis sehingga harus menjaga jarak sebanyak 5 langkah.
Film yang dirilis pada tahun 2019 ini berhasil menuai banyak perhatian lantaran kisah manis sekaligus tragis diantara keduanya.
Terinspirasi dari kisah nyata seorang pasien bernama Claire Wineland yang berjuang melawan Cystic Fibrosis harus gugur saat menerima transpalasi paru-paru.