Viral Lansia di Garut Jadi Korban Berandalan Bermotor, Kapolres Garur Sebut " Mereka Hanya Cari Lawan"

kapolres Garut saat berbincang dengan tersangka
Sumber :
  • 1

Techno –Beberapa waktu lalu sempat viral, dimana seorang lansia menderita luka baco senjata tajam dibagian dagu buntut dari ulah dua berandalan bermotor Kamis 23 Juli 2026 lalu. Diketahui korban bernama Ade Muhtar (62) warga Tarogong Kidul Garut terpaksa harus dirawat di rumah sakit.

Motif Kasus Lansia Tewas Dihantam Batu, Masih Misterius

Kapolres Garut, AKBP. Niko N Adi Putra menceritakan bahwa perisriwa tersebut bermula saat istri korban (saksi) bersama korban Ade Muchtar, berangkat dari rumah sekitar pukul 03.30 WIB menuju Pasar Ciawitali dengan mengendarai sepeda motor secara terpisah.

Saat melintas di Jalan Cimanuk, keduanya berpapasan dengan dua berandalan bermotor yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor yang dikendarai secara zigzag sehingga istri korban nyaris tertabrak.

Sepak Bola Piala Soeratin U-15 di Garut Yang Berakhir Ricuh, Tak Kantongi Izin Polisi Setempat

" Ya istri korban kaget sehingga berteriak menegur kedua berandana bermotor, namun keduanya tak terima dan menghampiri istri korban, " ujarnya Kamis 20 Aguatus 2026.

Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, korban mendekati istrinya, akan tetapi salah satu berandalan bermotor yang dibonceng diketahui berinisial SA (23) mengeluarkan senjata tajam dan langsung membacok korban lalu melarikan diri.

Wisatawan Talaga Bodas Garut dipalak, Seorang Pengunjung Mengaku Dipinta Bayar Rp 50 Ribu

" Korban bersama istrinya meminta pertolongan warga lalu dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, " ungkap Niko.

Lanjut Niko, setelah kedua berandalan bermotor berhasil dibekuk tim Sancang Polres Garut bersama Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, diketahui motif dari kedua berandalan bermotor hanya mencari lawan saja. Keduanya sengaja mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dengan harapan ada yang menegurnya.

" Salah satunya Ade Muhtar yang jadi korban, " ungkap Niko.

Niko juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian keduanya memang dalam kondisi mulut bau minuman keras, hanya saja keduanya masih dalam kondisi terkontrol. Hal iti bisa dipastikan dari beberapa rekaman CCTV yang menunjukan mereka masih bisa mengendarai sepeda motor dengan baik.

" Jadi menurut pengakuan keduanya, mereka sengaja keliling kota tanpa tujuan yang jelas, jika bertemu dengan orang yang menegur pasti mereka hantam, " jelasnya.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya Satu bilah golok bergagang kayu warna hitam dengan panjang sekitar 60 sentimeter, satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam, Satu potong jaket kulit dan satu buah helm.

Halaman Selanjutnya
img_title