Samsung Hadirkan Nada Dering Baru dari Karya Klasik Vivaldi, Direkam dengan Dolby Atmos

Collegium Musicum Seoul
Sumber :
  • Samsung

VIVATechno – Samsung kembali menghadirkan sentuhan seni klasik dalam pembaruan antarmuka terbarunya.

img_title Galaxy Z Fold8 Ultra Bawa Layar Titanium: Lebih Tipis, Bebas Lipatan!

Melalui One UI 8, pengguna kini bisa menikmati empat nada dering baru yang diadaptasi dari karya legendaris The Four Seasons milik Antonio Vivaldi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat Musim Jadi Nada Dering Eksklusif

img_title HP Lipat Tipis di 2026 Resmi Rilis, Tebalnya Cuma 4,1 mm!

Nada dering terbaru ini diberi nama sesuai dengan empat musim dalam karya asli Vivaldi, yakni Spring, Summer, Autumn, dan Winter.

Semuanya tersedia di pengaturan suara perangkat Samsung yang sudah menjalankan One UI 8, seperti Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, dan Z Flip7 FE.

img_title Bukan Samsung dan Apple, 4 Brand Tablet Ini Tawarkan Spesifikasi Tinggi di Harga Rasional

Rangkaian nada dering ini merupakan bagian dari filosofi desain “Inspired by Nature” yang diusung Samsung Galaxy dalam beberapa tahun terakhir.

Rekaman Dolby Atmos dan Musisi Kelas Dunia

Yang membuat nada dering ini lebih istimewa adalah proses produksinya. Musik direkam langsung di gedung konser dengan teknologi Dolby Atmos, melibatkan sejumlah tokoh ternama di dunia musik klasik.

Beberapa nama besar yang terlibat antara lain:

  • Hwang Byung-jun, sutradara suara peraih Grammy Awards
  • Kim Da-mi, profesor sekaligus pemain biola dari Universitas Nasional Seoul
  • Kelompok musisi klasik Collegium Musicum Seoul

Kehadiran karya Vivaldi ini menambah daftar nada dering klasik Samsung, setelah sebelumnya menghadirkan adaptasi dari The Carnival of the Animals karya Camille Saint-Saëns tahun lalu.

Lebih dari Sekadar Nada Dering

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain nada dering baru, One UI 8 juga menyertakan elemen suara lain yang terinspirasi dari alam.

Contohnya, Samsung menggunakan rekaman asli suara bebatuan sebagai efek sentuhan di antarmuka, menambah kesan natural saat pengguna berinteraksi dengan perangkat.