WhatsApp Tambah Fitur Canggih, Tapi Privasi Kamu Terancam? Ini Faktanya!

Cara WhatsApp Enkripsi End-to-End
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – WhatsApp sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna mengambil foto profil langsung dari Instagram dan Facebook.

img_title Fitur Rahasia Samsung S26 Ultra Ini Selamatkan Privasi saat di Kereta!

Fitur ini sedang diuji dalam versi beta WhatsApp 2.25.21.23 untuk Android dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat integrasi ini, pengguna bisa lebih mudah menentukan estetika foto profil tanpa harus mengunduh dan mengunggah secara manual.

img_title Trafik Video Sepi? Coba Fitur Integrasi Medsos Baru Google Search Central!

“Mengutip GSMArena, Selasa (29/7/2025), pengujian ini digulirkan pada WhatsApp versi beta 2.25.21.23 untuk beberapa pengguna Android.”

Tak hanya foto dari media sosial, WhatsApp juga mulai mendukung gambar dari kamera ponsel hingga foto berbasis AI.

img_title Trik Rahasia Hapus Jejak Aktivitas TikTok dan Instagram Tanpa Hapus Akun

Selain itu, fitur avatar digital yang tengah naik daun juga sedang dikembangkan untuk memperkaya opsi personalisasi pengguna.

Menurut informasi dari WABetaInfo, fitur ini aman dari sisi privasi karena sepenuhnya bersifat opsional.

"Fitur ini tidak akan mengganggu privasi dan keamanan pengguna, karena sejatinya fitur ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan secara manual.”

Namun di balik kemudahan ini, ada ancaman tersembunyi yang perlu diwaspadai, terutama dalam bentuk metadata.

Metadata adalah data teknis seperti lokasi, waktu komunikasi, frekuensi penggunaan, dan siapa saja yang sering dihubungi.

Meskipun pesan dienkripsi secara end-to-end, metadata tetap dikumpulkan untuk tujuan analitik dan iklan.

Sebagai bagian dari Meta, WhatsApp masih mengakses informasi aktivitas pengguna yang tak kalah sensitif.

Data ini bisa diberikan kepada pihak berwenang bila ada permintaan resmi, terutama di negara dengan regulasi pengawasan ketat.

"WhatsApp memang melindungi isi pesan, namun sebagai bagian dari Meta, platform ini tetap mengumpulkan data aktivitas pengguna."

"Mengutip Gizchina, Senin (28/7/2025), sistem enkripsi tidak menyembunyikan informasi krusial seperti siapa orang yang kamu ajak bicara, kapan komunikasi terjadi, berapa lama berlangsung, hingga seberapa sering interaksi itu terjadi.”

Fakta ini menunjukkan bahwa metadata bisa membentuk gambaran akurat tentang pola hidup dan kebiasaan seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi jurnalis, aktivis, atau tokoh oposisi, hal ini bisa berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.

Keamanan digital bukan hanya soal teknologi yang digunakan, tapi juga soal siapa yang menjalankan platform tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title