Social Engineering, Serangan Paling Licik di WhatsApp Banyak Orang Kecolongan!

WhatsApp
Sumber :
  • Pinterest

 

Bahaya Lupa Amankan Data Digital, Pakar Siber Ungkap Modus Peretasan Baru!

VIVATechno — Di tengah meningkatnya kasus peretasan akun dan pencurian data digital di Indonesia, istilah “social engineering” kembali mencuat. 

Metode ini digunakan oleh peretas untuk mengecoh korban, khususnya pengguna WhatsApp, agar memberikan informasi pribadi tanpa sadar.

WhatsApp Siapkan Fitur Username, Pengguna Tak Lagi Harus Bagikan Nomor HP untuk Bertukar Kontak

Menurut data sebuah survei, sepanjang semester pertama 2025, lebih dari 60 persen insiden peretasan akun berasal dari teknik social engineering bukan dari kelemahan teknis sistem.

Apa Itu Social Engineering?

Smartwatch Rp300 Ribuan Kini Makin Pintar, iTel O23 Plus Jadi Sorotan

Social engineering adalah teknik manipulasi psikologis yang digunakan pelaku kejahatan siber untuk mendapatkan akses atau informasi pribadi dari korban. 

Teknik ini tidak bergantung pada teknologi, melainkan pada kelengahan manusia.

Contohnya seperti Penipu berpura-pura jadi CS WhatsApp lalu meminta kode OTP. Kemudian Pelaku mengaku sebagai teman/keluarga dan meminta uang atau data pribadi.

Kemudian ada juga dengan modus Link jebakan yang dikirim lewat grup atau chat pribadi dengan pesan “urgent”.

Mengapa Pengguna WhatsApp Rentan?

Sifat WhatsApp yang Personal & Cepat
WhatsApp digunakan untuk komunikasi sehari-hari, sehingga pengguna cenderung percaya jika pesan datang dari orang terdekat.

Tidak Semua Pengguna Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Banyak pengguna belum mengaktifkan fitur 2FA (Two-Step Verification), sehingga akun mudah diambil alih hanya dengan OTP.

Minimnya Literasi Keamanan Digital
Penipu memanfaatkan kelengahan, rasa panik, atau keingintahuan korban agar mereka menyerahkan informasi penting secara sukarela.

WhatsApp

Photo :
  • Pinterest

Maraknya Kloning Akun dan Nomor Palsu
Di 2025, semakin banyak kasus akun WhatsApp dikloning untuk menipu kontak-kontaknya. Bahkan dengan nama dan foto yang mirip.

Bagaimana Cara Menghindarinya?

Jangan Pernah Bagikan Kode OTP ke Siapa Pun.
WhatsApp tidak pernah meminta OTP via chat. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA) di WhatsApp melalui Settings > Account > Two-Step Verification.

Waspada dengan permintaan tiba-tiba, terutama soal uang, password, atau tautan yang mencurigakan.

Selalu cek ulang identitas pengirim, terutama jika mengaku teman atau keluarga tapi nada bicara terasa janggal.

Jangan Klik Link Asing dari Chat atau Grup.
Periksa URL dan jangan percaya dengan tawaran yang “terlalu bagus untuk jadi kenyataan”.

Halaman Selanjutnya
img_title