Trik Penjual Nakal Mobil Bekas yang Wajib Kamu Waspadai

Mobil Bekas
Sumber :
  • Pinterest

 

img_title Hyundai Tebar Promo Trade-in Hingga Rp20 Juta di Bandung, Ini Lokasi dan Syarat Lengkapnya

VIVATechno — Pasar mobil bekas di Indonesia terus tumbuh pesat sepanjang 2025, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan terjangkau dan fleksibel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik peluang ini, risiko penipuan saat transaksi mobil bekas juga ikut meningkat.

img_title 10 LCGC Bekas Paling Dicari Juli 2026, Cara Instan Bongkar Kedok LCGC Bekas Banjir

Kasus yang sering terjadi mulai dari manipulasi odometer (kilometer palsu), dokumen kendaraan palsu, hingga mobil bekas banjir atau kecelakaan yang dijual tanpa informasi jelas. 

Agar tidak menjadi korban, pembeli perlu memahami tips menghindari penipuan mobil bekas yang sesuai dengan tren dan kondisi pasar saat ini.

img_title Tren BlackBerry Bangkit Lagi, Gen Z Mulai Tertarik Keyboard Fisik

Berikut ini tips penting yang wajib diketahui calon pembeli :

1. Selalu Cek Riwayat Kendaraan Secara Menyeluruh

Gunakan layanan pengecekan riwayat kendaraan dari samsat digital, platform mobil bekas seperti OLX Autos, atau jasa inspeksi profesional.
Periksa apakah mobil pernah terlibat kecelakaan, banjir, atau cat ulang besar.

2. Waspada dengan Harga Terlalu Murah dari Pasaran

Harga yang terlalu rendah dari nilai pasar bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang disembunyikan. Penjual nakal kerap menggunakan trik ini untuk memikat korban.

Selalu bandingkan harga dengan unit serupa di platform lain dan pastikan kelengkapan surat.

BPKB Hilang

Photo :
  • id.pinterest.com

3. Pastikan Nomor Rangka dan Mesin Sesuai STNK & BPKB

Penipuan umum lainnya adalah penggunaan dokumen palsu atau kendaraan bodong. Cocokkan langsung nomor rangka dan mesin dengan STNK serta BPKB asli.

4. Jangan Transfer Uang Sebelum Melihat Unit dan Dokumen Asli

Hindari transaksi online tanpa melihat unit mobil dan dokumen secara fisik. Penipuan dengan modus “DP dulu, kirim belakangan” masih marak terjadi, terutama di platform sosial media.

5. Gunakan Jasa Inspeksi Independen atau Bawa Mekanik Sendiri

Jika kamu awam soal mesin dan bodi mobil, gunakan jasa inspeksi dari pihak ketiga atau bawa teknisi tepercaya untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum transaksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Transaksi di Tempat Resmi atau Bertemu di Lokasi Aman

Hindari COD (cash on delivery) di tempat sepi atau lokasi yang ditentukan sepihak oleh penjual. Lebih baik bertemu di kantor notaris, showroom resmi, atau tempat umum yang diawasi CCTV.

Halaman Selanjutnya
img_title