WhatsApp Bisa Jadi Alat Pembayaran Digital Tanpa Pindah Aplikasi

WhatsApp
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno - WhatsApp tidak hanya menjadi aplikasi pesan instan paling populer di dunia, tapi juga makin serius merambah dunia bisnis digital. 

WhatsApp Siapkan Fitur Username, Pengguna Tak Lagi Harus Bagikan Nomor HP untuk Bertukar Kontak

Terbaru, pada pertengahan 2025, WhatsApp resmi meluncurkan serangkaian fitur yang mendukung aktivitas jual beli dan transaksi keuangan, memungkinkan pengguna mencari uang langsung dari aplikasi.

Fitur - fitur ini memanfaatkan tren pembayaran digital serta integrasi dengan platform e-commerce yang terus berkembang di Indonesia dan global.

Smartwatch Rp300 Ribuan Kini Makin Pintar, iTel O23 Plus Jadi Sorotan

Pembayaran Digital Langsung dari Chat

Fitur pembayaran digital yang diperkenalkan WhatsApp kini memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima uang secara langsung lewat chat. 

Algoritma TikTok Bikin Hoaks Cepat Menyebar? Ini Penjelasannya

Cukup menghubungkan akun dengan layanan dompet digital seperti GoPay, DANA, atau OVO, pengguna dapat melakukan transaksi tanpa harus keluar dari aplikasi.

Langkah-langkahnya cukup mudah :

Masuk ke menu “Payments” di pengaturan. Hubungkan dengan dompet digital yang tersedia. Lakukan transfer atau permintaan pembayaran langsung di ruang chat.

Fitur ini sangat bermanfaat bagi UMKM, penjual online, hingga freelancer yang memanfaatkan WhatsApp untuk komunikasi bisnis.

Fitur “Catalog 2.0” dan Keranjang Belanja di Chat

WhatsApp juga memperbarui fitur “Catalog” menjadi “Catalog 2.0” yang kini lebih interaktif. Penjual dapat menampilkan produk dengan foto, harga, stok, dan deskripsi lengkap. 

Pengguna cukup klik ikon keranjang untuk langsung memesan produk, kemudian menyelesaikan pembayaran di dalam aplikasi.

Catalog 2.0 kini telah terintegrasi dengan platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopify, memungkinkan sinkronisasi data produk secara real-time.

Mode “Bisnis Aktif” dan Statistik Penjualan

Akun WhatsApp Business juga mendapat pembaruan besar dengan kehadiran mode “Bisnis Aktif”.

Di mana, pengguna bisa mengatur jam operasional, membalas otomatis, hingga melihat statistik penjualan mingguan seperti jumlah chat masuk, transaksi sukses, dan produk terlaris.

Bagi penjual, fitur ini bisa menjadi alat monitoring dan evaluasi performa bisnis yang praktis dan terpusat.

Tren WhatsApp E-Commerce di 2025

Menurut laporan tren digital kuartal kedua 2025, lebih dari 45 persen pelaku usaha kecil di Indonesia mengandalkan WhatsApp sebagai kanal utama komunikasi dan transaksi. 

Tren ini diprediksi akan terus meningkat seiring kebutuhan akan sistem transaksi yang mudah, cepat, dan aman.

Halaman Selanjutnya
img_title