Waspada Penipuan Produk TikTok Shop: Affiliate dan Pembeli Bisa Merugi

TikTok Shop
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno – Fenomena belanja daring melalui TikTok Shop kian diminati. Namun, di balik kemudahan itu, muncul kasus-kasus yang merugikan pembeli maupun konten kreator.

img_title Jangan Cuma Pakai AI, Begini Cara Mengubahnya Jadi Penghasilan

Salah satunya adalah praktik seller nakal yang mencantumkan produk berbeda dari yang ditampilkan dalam video promosi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pengguna TikTok dengan akun @iyandris mengungkapkan pengalamannya menghadapi seller yang menyisipkan produk lain dalam etalase iklan.

img_title Ingin Jadi Content Creator? Ini 5 Peralatan yang Perlu Disiapkan

Akibatnya, produk yang dibeli pembeli kerap tidak sesuai dengan yang mereka lihat di video. Dalam sebuah video yang diunggah ke akun TikTok @iyandris, ia membeberkan modus penjual yang kerap menyisipkan berbagai jenis produk dalam satu tayangan promosi.

Salah satu contohnya adalah saat ia mempromosikan tripod seri 3366, namun seller menambahkan produk lain seperti 3520 bahkan tripod tongsis, yang jelas memiliki spesifikasi berbeda.

img_title Algoritma TikTok Bikin Hoaks Cepat Menyebar? Ini Penjelasannya

“Ini memang dari dulu sering jadi masalah. Jadi saya masukin tripod 3366, tapi mereka masukin produk lain kayak 3520 atau bahkan tongsis. Itu kan beda banget ya,” ujarnya.

Tak hanya itu, saat video promosi menjadi viral, produk yang seharusnya tersedia justru dihilangkan dari etalase. Seller bukannya memperbarui stok, malah mengunggah ulang video promosi dengan tautan produk berbeda.

Ini membuat affiliate kebingungan dan merasa dirugikan, karena produk yang terjual bukan yang mereka promosikan.

“Kita kasih video, mereka ubah produk. Yang viral malah nggak dijual, mereka upload ulang dengan produk lain,” tambahnya.

Kondisi ini tentu merugikan banyak pihak:

  • Affiliate kehilangan komisi karena terjadi komplain.
  • Pembeli merasa tertipu karena produk tidak sesuai ekspektasi.
  • Creator kehilangan kredibilitas di mata audiens.

Iyandris pun mengingatkan agar pembeli lebih teliti saat checkout. Pastikan seri produk yang disebutkan di video sesuai dengan yang tertera di etalase toko.

Ia juga menyarankan agar affiliate mengecek etalase penjual secara berkala, terutama dalam satu minggu pertama penayangan video promosi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembeli juga harus cerdas. Lihat baik-baik seri produknya. Kalau Creator sebut tripod 3366, ya pastikan itu yang ada saat klik link,” tegasnya mengingatkan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pengguna TikTok Shop untuk lebih teliti dan kritis. Transparansi dan kejujuran penjual harus dijadikan perhatian utama agar kepercayaan dalam ekosistem digital tetap terjaga.(*)