5 Tips Perawatan Mobil Diesel Bikin Performa Mesin Maksimal dan Hemat Bahan Bakar
- id.pinterest.com
VIVATechno – Perawatan mobil diesel yang tepat bisa menghemat biaya servis dan memperpanjang usia mesin Anda.
Berbeda dengan mobil bensin, mobil diesel membutuhkan perhatian khusus terutama pada sistem bahan bakar.
Simak lima tips penting perawatan mobil diesel yang akan membuat mesin Anda tetap prima dan hemat bahan bakar.
Rutin Ganti Oli Mesin Sesuai Jenis Yang Digunakan
Perawatan dasar mobil diesel yang paling penting adalah penggantian oli mesin secara rutin.
Jika penggantian oli terlambat, kondisi mesin akan terganggu dan bisa menyebabkan kerusakan.
"Kalau ganti olinya enggak rutin misalkan kelamaan ya mobilnya pasti akan rusak lah ya. Enggak mungkin enggak lah misalkan nanti lama-lama bisa eh ngobols," jelas Eric Budiman, pemilik bengkel Jakarta Diesel Squad seperti dikutip dari kanal YouTube GridOto Tips.
Interval penggantian oli tergantung pada kualitas oli yang digunakan.
Oli standar biasanya perlu diganti setiap 5.000 km, sementara oli kualitas premium bisa tahan hingga 7.000-10.000 km.
Penggantian Filter Solar Sesuai Jenis Bahan Bakar
Filter solar merupakan komponen krusial pada mobil diesel.
Penggantian filter solar yang terlambat bisa menyebabkan kotoran masuk ke injektor dan membuat mesin tidak optimal.
Untuk pengguna Pertamina Dex, filter solar bisa bertahan hingga 25.000-30.000 km.
Namun bagi pengguna Biosolar atau solar subsidi, sebaiknya ganti filter solar setiap 10.000 km untuk memastikan performa mesin tetap maksimal.
Perawatan Filter Udara Untuk Pernapasan Mesin
Filter udara perlu dibersihkan setiap 2.000-3.000 km menggunakan kompresor.
Setelah mencapai 25.000-30.000 km, sebaiknya filter udara diganti dengan yang baru.
Kondisi lingkungan juga mempengaruhi interval pembersihan filter udara.
Area berdebu atau kawasan industri akan membuat filter udara lebih cepat kotor dibanding area dengan udara segar.
Purging dan Intake System Cleaning Untuk Performa Optimal
Mobil diesel, terutama yang menggunakan Biosolar, memerlukan purging dan intake system cleaning setiap 10.000-15.000 km.
Proses ini membersihkan sistem bahan bakar dan saluran intake dari endapan solar dan penguapan oli.
Bagi pengguna Pertamina Dex, purging bisa dilakukan lebih jarang, sekitar 25.000-30.000 km sekali.