Cara Menstarter Mobil yang Benar untuk Menghindari Kerusakan Fatal

Kesalahan Umum Saat Starter Mobil
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Menstarter mobil dengan cara yang benar sangat penting untuk menjaga kesehatan mesin dan mencegah kerusakan yang fatal.

Wuling Bingo EV 2025 Hadir dengan Jangkauan 410 KM dan DP Mulai 5 Juta

Banyak pemilik mobil, terutama pemula, sering kali melakukan kesalahan saat menyalakan mesin.

Kesalahan Umum Saat Menstarter Mobil

Cara Cek Macetan dan Jalan Satu Arah di Google Maps, Bisa Berguna Selama Mudik Lebaran 2025

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah tidak memeriksa posisi tuas persneleng sebelum menyalakan mesin.

"Pastikan ini dinetralkan dulu," ungkap narasumber dari Tips Otomotif Channel.

Jenis dan Cara Menghitung Denda Pajak Motor, Jangan Sampai Salah

Jika tuas persneleng tidak berada di posisi netral, mobil dapat meluncur secara tiba-tiba saat dinyalakan, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Langkah-Langkah Menstarter Mobil yang Benar

Sebelum menyalakan mesin, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan tuas persneleng berada di posisi netral.

Setelah itu, matikan semua perangkat elektronik seperti AC dan audio. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban pada mesin dan aki saat proses starter.

Setelah semua perangkat dimatikan, masukkan kunci kontak dan putar ke posisi on.

"Berikan jeda kira-kira 5 detik," saran narasumber.

Ini penting agar pompa bensin dan sensor-sensor dalam mesin dapat berfungsi dengan baik sebelum mesin dinyalakan.

Menyalakan Mesin dan Menunggu

Setelah menunggu selama 5 detik, Anda dapat menyalakan mesin.

Pastikan semua indikator pada dashboard menyala dan kemudian mati, menandakan bahwa mesin siap untuk digunakan.

Sebaiknya, tunggu beberapa menit setelah mesin menyala agar oli dapat menyebar dengan baik ke seluruh bagian mesin.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menjaga mesin mobil tetap awet dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.

Menstarter mobil dengan cara yang benar sangat penting untuk menjaga kesehatan mesin. Hindari kesalahan sepele yang dapat berakibat fatal.****