Jangan Nekat Menerobos Banjir, Ini yang Akan Terjadi Pada Mobil

Menghindari Kerusakan Mobil akibat Banjir
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Musim hujan yang terjadi bulan maret telah mengakibatkan banjir di berbagai wilayah.

img_title Polres Garut dan PLN Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Liatrik Umum di Lingkungan Polres

Kondisi ini membuat banyak pemilik kendaraan khawatir tentang keamanan mobilnya saat melewati genangan air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hindari Menerjang Banjir dengan Kendaraan yang Tidak Sesuai

img_title Waspada Efek Samping B50, Pemilik Mobil Diesel Wajib Cek Bagian Krusial Ini!

Pakar otomotif dari Dokter Mobil Indonesia menegaskan bahwa tidak semua kendaraan dirancang untuk melewati genangan air dalam.

"Secara general, saya tidak sarankan Anda menerjang banjir ketika Anda tidak memiliki mobil yang cocok untuk menerjang banjir. Maksudnya mobil yang cocok untuk menerjang banjir adalah mobil 4x4, ya jadi kayak mobil offroad, mobile 4x4 kayak pakai Land Cruiser, Fortuner, Pajero, yang gitu-gitu," ujar pakar tersebut.

img_title Tips Memilih Tablet Android Di Bawah 3 Juta Agar Awet Dipakai 3 Tahun

Kenali Batas Aman Ketinggian Air

Tinggi genangan air yang masih aman untuk dilewati adalah maksimal setengah dari ukuran ban.

Hal ini karena as roda biasanya berada di tengah-tengah antara gearbox dan mesin.

Jika ketinggian air melebihi setengah ban, maka gearbox sudah terendam sebagian dan berisiko mengalami kerusakan.

Waspada Water Hammer dan Kerusakan Transmisi

Ketika menerjang banjir, ada dua risiko utama yang mengancam kendaraan.

Pertama adalah water hammer, yaitu kondisi dimana air masuk ke dalam ruang bakar melalui lubang udara.

Kedua adalah kerusakan pada transmisi akibat air yang masuk ke dalam sistem.

Biaya Mahal untuk Perbaikan Mobil Terendam

Perbaikan mobil yang terendam banjir sangat mahal. Kasus restorasi Mazda CX-5 yang terendam banjir hingga ke atap membutuhkan biaya sekitar Rp150 juta.

Biaya yang mahal bukan hanya untuk turun mesin, tetapi juga untuk penggantian modul transmisi, ECU, motor wiper, motor kursi, dan display LED.

Alternatif Solusi Saat Banjir

Daripada memaksakan diri melewati banjir, lebih baik memarkir kendaraan di tempat aman seperti gedung parkir.

Biaya parkir semalam sekitar Rp150.000 jauh lebih murah dibandingkan risiko kerusakan yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Kendaraan Listrik dan Risiko Saat Banjir

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik kendaraan listrik (EV) harus lebih berhati-hati saat banjir.

Mobil listrik memiliki tegangan tinggi antara 400 hingga 800 volt yang sangat berbahaya jika terkena air.

Halaman Selanjutnya
img_title