Beli Motor Bekas Ternyata Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya
- id.pinterest.com
VIVATechno – Membeli motor baru memang menjadi impian banyak orang, namun ternyata pembelian motor bekas bisa lebih menguntungkan di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Harga motor baru saat ini cukup tinggi, seperti Honda Beat yang dibanderol mulai Rp18 juta dan Yamaha Gear sekitar Rp17 juta.
Motor flagship seperti NMAX Turbo, Aerox Turbo, dan PCX dibanderol lebih dari Rp40 juta untuk tipe tertinggi.
Berdasarkan pengamatan FUSE BOX MOTO, depresiasi atau penurunan harga motor baru sangat signifikan di tahun pertama.
"Begitu motor keluar dari showroom harganya langsung turun sekitar 10 hingga 20 persen," ungkap FUSE BOX MOTO dalam konten YouTubenya.
Ilustrasi Motor Bekas
- id.pinterest.com
Honda Beat tahun 2020 misalnya, saat ini dijual dengan harga Rp10 juta, jauh lebih murah dibanding harga barunya Rp18 juta.
Depresiasi harga motor bekas terbilang lebih stabil dibanding motor baru.
Motor bekas juga memberikan fleksibilitas dalam hal budget, seperti bisa mendapatkan Satria F dengan modal Rp3 juta.
Dengan budget Rp40 juta, konsumen bisa membeli Yamaha Aerox 2020 seharga Rp17 juta dan menyisakan Rp23 juta untuk modifikasi.
Alternatif lain dengan budget yang sama adalah Yamaha XMAX 2018 seharga Rp42 juta atau Yamaha R25 2023 seharga Rp40 juta.
CBR 250 tahun 2018-2019 bahkan bisa didapatkan dengan harga Rp30 juta.
Namun membeli motor bekas membutuhkan pertimbangan tambahan seperti pajak dan biaya balik nama.
Pembeli disarankan mencari motor dengan masa pajak minimal 6 bulan.
Biaya balik nama atau mutasi bervariasi tergantung daerah dan harga dasar motor.
Pengetahuan teknis tentang motor juga sangat penting saat membeli motor bekas.
"Penjual motor bekas biasanya agak tricky alias suka licik, ini kita bukan ngomongin dealer nih ini kita ngomongin perorangan," tegas FUSE BOX MOTO.
Keputusan membeli motor baru atau bekas kembali pada kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing konsumen.*