Tanpa Insentif Pun Jalan Terus! VinFast Tetap Produksi Mobil Listrik di Indonesia
- Istimewa
VIVA — Pabrik mobil listrik VinFast di Subang, Jawa Barat, dipastikan siap diresmikan dan mulai produksi lokal pada awal 2026. Konfirmasi ini disampaikan Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemanto, di sela acara VinFast Indonesia B-Camp 2025 di Bogor, Jawa Barat.
Meski pemerintah tengah mengevaluasi skema insentif kendaraan listrik, VinFast menegaskan pembangunan pabrik tidak terpengaruh perubahan kebijakan apa pun.
“Apa pun keputusan final pemerintah, kami sudah berkomitmen. Pabrik siap beroperasi 1 Januari 2026, sesuai regulasi saat itu,” ujarnya, Jumat 5 Desember 2025.
Kariyanto juga memastikan perubahan insentif atau aturan baru tidak akan menggagalkan rencana produksi. Produk yang dirancang berkarakter lokal dinilai tidak terlalu terdampak jika regulasi berubah.
Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemanto
- Istimewa
Pabrik VinFast Indonesia berdiri di atas lahan 171 hektare di Km 110 Subang. Tahap pertama mencakup 9 hektare fasilitas produksi dan area test track.
VinFast menargetkan pabrik mulai beroperasi pada kuartal I–II 2026, setelah peresmian yang dijadwalkan sebelum libur akhir tahun.
Pada fase pertama, pabrik diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja untuk kebutuhan lini produksi, manajemen, dan teknis.
VinFast memperkirakan biaya produksi akan lebih efisien karena minim impor komponen dan kendaraan yang dirakit langsung di Indonesia.
Pabrik Subang menjadi basis produksi strategis tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga regional Asia Pasifik.
Langkah ini sejalan dengan transformasi otomotif nasional menuju kendaraan ramah lingkungan dan elektrifikasi menyeluruh.**