Banyak yang Salah, 7 Kesalahan Mencuci Motor Sendiri Ini Harus Dihindari
- id.pinterest.com
VIVATechno – Mencuci motor sendiri di rumah memang menghemat biaya dan waktu. Namun banyak pemilik motor yang tanpa sadar melakukan kesalahan fatal saat mencuci.
Kesalahan ini bisa merusak komponen motor dan menimbulkan masalah serius di kemudian hari. Video viral di media sosial menunjukkan dampak buruk cuci motor yang salah.
Mari kita pelajari kesalahan umum yang harus dihindari saat mencuci motor sendiri. Tips ini akan membantu menjaga performa dan penampilan motor tetap optimal.
Jangan Cuci Motor Saat Mesin Masih Panas
Kesalahan pertama adalah mencuci motor langsung setelah berkendara jauh. Mesin yang masih panas akan menghasilkan uap dan asap saat terkena air dingin.
Perbedaan suhu mendadak bisa menyebabkan penyusutan material mesin. Tunggu minimal 30 menit sampai mesin benar-benar dingin sebelum mencuci motor.
Hindari Menyemprot Bagasi Motor Sembarangan
Bagasi motor matic perlu perhatian khusus saat mencuci dengan air. Pastikan bagasi kosong dari barang-barang sebelum disemprot air bertekanan tinggi.
Periksa ada tidaknya saluran pembuangan air di bagasi motor. Jika tidak ada, cukup lap basah saja agar air tidak menggenang di dalam.
Jangan Semprot Area Tangki Bensin
Area sekitar tutup tangki bensin sangat rentan terhadap rembesan air. Air yang masuk ke tangki bensin akan bercampur dengan bahan bakar.
Campuran air dan bensin bisa merusak sistem bahan bakar motor. Bersihkan area tangki cukup dengan lap basah untuk menghindari masalah ini.
Mencuci Motor
- YouTube
Hati-hati dengan Komponen Mesin dan Elektrikal
Bagian kolong mesin mengandung karburator, injektor, dan kabel-kabel sensitif. Semprotan air bertekanan tinggi bisa merusak komponen elektronik ini.
Panel speedometer dan lampu-lampu juga rentan kemasukan air dan korsleting. Gunakan tekanan rendah atau cukup dilap untuk area-area sensitif tersebut.
Perhatian Khusus untuk Radiator dan Klakson
Kisi-kisi radiator mudah penyok jika disemprot air bertekanan tinggi. Radiator yang penyok akan mengurangi kemampuan pendinginan mesin motor.
Klakson keong juga berisiko kerusakan karena desainnya yang mudah kemasukan air. Gunakan semprotan lembut atau lap basah saja untuk komponen ini.