Benarkah Tablet Rp3 Juta Lebih Lancar dari iPad Rp8 Juta?
VIVATechno - Tren tablet dengan layar beresolusi tinggi 2K dan refresh rate 120Hz kini makin populer.
Namun, muncul pertanyaan: apakah fitur ini benar-benar hadir di tablet kelas Rp3 jutaan pada 2026 atau sekadar strategi pemasaran?.
Beberapa ulasan menunjukkan bahwa beberapa tablet murah sudah mulai menghadirkan spesifikasi mendekati premium, namun masih perlu telaah mendalam sebelum konsumen mengambil keputusan.
Apa Itu Layar 2K dan Refresh Rate 120Hz?
Resolusi 2K, layar beresolusi 2K umumnya mengacu pada panel dengan pixel count sekitar 2.000 piksel di sisi horizontal. Resolusi ini memberikan ketajaman visual yang lebih baik dibandingkan Full HD biasa (1080p), terutama saat menonton video, membaca teks, atau bekerja dengan detail visual tinggi.
Refresh Rate 120Hz
Refresh rate sebesar 120Hz berarti layar memperbarui gambar 120 kali per detik dua kali lebih mulus dibandingkan 60Hz standar.
Ini memberikan pengalaman scroll, animasi, dan interaksi yang halus, terutama terasa saat bermain game atau bekerja aktif.
Apakah 2K + 120Hz Masuk Akal di Harga Rp3 Juta?
Sejumlah tablet di kelas rendah sampai menengah kini mendukung layar 2K dan refresh rate 120Hz.
Contohnya, Realme Pad 2 yang dibekali panel 2K 120Hz dalam harga sangat terjangkau meskipun biasanya varian Wi-Fi Only dan di kisaran harga Rp2,8–3,5 jutaan di pasar Indonesia.
Menurut survei pasar terkini, beberapa tablet murah bahkan sudah membawa refresh rate 120Hz ciri khas yang dulu eksklusif pada tablet premium membuat scrolling, UI, dan gaming ringan terasa sangat responsif.
Tapi Tetap Ada Batasnya
Walau sudah ada 2K + 120Hz di segmen murah, kualitas layar murah tetap kalah dalam hal brightness, color accuracy, dan touch latency dibandingkan panel flagship.
Panel premium seperti pada tablet flagship tetap menggunakan teknologi yang lebih kompleks dengan kalibrasi warna lebih akurat serta adaptive refresh rate pintar.
Selain itu, beberapa model murah hanya menawarkan peak refresh rate 120Hz tanpa dynamic refresh atau adaptive BLE sync seperti yang ada di tablet kelas atas. Ini berarti pengalaman 120Hz di tablet budget bisa terasa kurang stabil dalam kondisi konten berbeda.