Terungkap! Berikut 3 Penyebab Utama AC Boros Listrik dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi AC
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno – Penting bagi Anda para pengguna AC untuk mengetahui faktor-faktor penyebab konsumsi listrik AC yang membengkak.

img_title Installer AC Terbaik Indonesia Adu Skill di MCFIT Season 2

Berikut adalah tiga poin utama yang seringkali luput dari perhatian, namun berdampak besar pada pengeluaran listrik Anda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Penggunaan AC Tidak Sesuai Ukuran Ruangan (PK)

img_title Dilema Mobil Listrik Murah di 2026: Pilih Charger Lambat atau DC Fast Charging?
  • Pemilihan PK yang Tepat Penting: Banyak yang belum menyadari bahwa ukuran ruangan sangat memengaruhi pemilihan kapasitas AC (PK). Misalnya, untuk kamar berukuran 2x3 meter, AC setengah PK sudah cukup.
  • Dampak PK yang Tidak Sesuai: Jika Anda menggunakan AC setengah PK untuk ruangan 4x4 atau 4x6 meter, AC akan bekerja terlalu keras untuk mencapai suhu yang diinginkan. Ini membuat kompresor AC terus-menerus beroperasi maksimal, sehingga listrik jadi sangat boros. Logikanya, AC akan "memaksa" diri untuk mencapai suhu yang diminta, padahal kemampuannya tidak memadai.

2. Pengaturan Suhu Terlalu Rendah (Misalnya 16 Derajat Celcius)

img_title Penjualan AC Portable China Melejit di Eropa, Bisakah Tren Ini Merambah Indonesia?
  • Suhu Ideal untuk AC: Mengatur suhu AC di angka 16 derajat Celcius adalah pemborosan yang sia-sia. Suhu serendah itu umumnya sulit dicapai di iklim Indonesia, bahkan oleh AC sekalipun.
  • Kerja Ekstra AC: Ketika Anda mengatur AC ke suhu yang sangat rendah, Anda seolah memerintahkan AC untuk bekerja ekstra keras tanpa henti, padahal hasilnya tidak akan optimal. Hal ini hanya akan membuang-buang listrik dan mempercepat kerusakan AC.
  • Saran Suhu Optimal: Disarankan untuk mengatur suhu AC pada kisaran 22 hingga 24 derajat Celcius. Suhu ini sudah cukup sejuk dan nyaman untuk kebanyakan orang, sekaligus lebih hemat energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. AC Jarang Dibersihkan atau Dirawat

  • Pentingnya Kebersihan AC: AC yang kotor, baik unit indoor maupun outdoor-nya, akan bekerja lebih berat. Debu dan kotoran yang menumpuk pada filter, evaporator, atau kondensor akan menghambat sirkulasi udara dan proses pendinginan.
  • Efek AC Kotor: Udara dingin tidak dapat mengalir dengan lancar, menyebabkan AC harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat dan kinerja AC menurun.
  • Jadwal Pembersihan: Untuk menjaga efisiensi dan keawetan AC, disarankan untuk melakukan servis atau mencuci AC setiap tiga bulan sekali. AC yang bersih akan lebih awet, lebih dingin, dan tentunya lebih hemat listrik.
Halaman Selanjutnya
img_title