Sony A5100, Kamera Mungil 11 Tahun Masih Jadi Incaran dengan Autofokus 0,07 Detik

Sony A5100
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno Sony A5100 menjadi salah satu kamera mirrorless yang tetap diminati meski usianya telah mencapai 11 tahun.

5 Rekomendasi Kamera Terbaik 1 Jutaan, Cocok untuk Belajar Fotografi

Dengan kemampuan autofokus super cepat hanya 0,07 detik, kamera ini masih menjadi pilihan menarik bagi content creator di tahun 2025.

Autofokus Kilat yang Masih Memikat

Salah satu keunggulan utama Sony A5100 adalah sistem autofokusnya yang sangat responsif.

7 Rekomendasi Laptop Asus Terbaik, Refresh Rate Tinggi hingga Memori Besar dengan Harga Variatif

"Kamera ini autofokusnya benar-benar enggak pakai mikir, lihat autofokusnya kencang banget untuk ngunci fokus tidak lebih dari 1 detik, bahkan kamera Sony A5100 cuma butuh 0,07 detik untuk mengunci fokus," ungkap AriePro melalui kanal YouTube-nya.

Kecepatan fokus ini menjadikan Sony A5100 terasa seperti mengoperasikan smartphone, sehingga sangat cocok bagi pemula yang baru beralih ke kamera mirrorless.

Harga yang Stabil di Pasar Bekas

5 Rekomendasi Laptop Dell Terbaik untuk Semua Kebutuhan, Mulai 6 hingga 25 Jutaan

Sony A5100

Photo :
  • id.pinterest.com

Meski telah dirilis pada tahun 2014, harga Sony A5100 di pasar bekas tetap stabil.

Untuk body only, harganya masih berkisar Rp3 juta, sementara versi kit dengan lensa bawaan dapat mencapai Rp4-5 juta untuk kondisi mulus dengan kelengkapan aksesori seperti dus dan charger.

Kestabilan harga ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap kamera ini masih tinggi, meski usianya sudah 11 tahun.

Fitur Unggulan yang Tetap Relevan

Sony A5100 memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya tetap relevan di tahun 2025.

Kamera ini memiliki layar yang dapat diflip, ideal untuk vlogging.

Ukurannya yang kompak bahkan lebih kecil dari smartphone pada umumnya.

Meski berukuran kecil, Sony A5100 dilengkapi sensor APS-C 24 megapiksel yang menghasilkan gambar tajam dan detail.

Format video XAVCS khas Sony memberikan bitrate besar dengan kompresi minimal, sehingga menjaga detail video lebih baik dibandingkan format MP4 standar.

Keterbatasan yang Perlu Diperhatikan

Di balik kelebihannya, Sony A5100 memiliki beberapa keterbatasan. Kamera ini tidak dilengkapi viewfinder, sehingga dapat menyulitkan saat memotret di tempat terang.

Masalah overheat juga menjadi kendala, di mana kamera akan kepanasan setelah merekam 15-20 menit pada resolusi Full HD.

Tanpa fitur in-body stabilizer, pengguna perlu menggunakan gimbal untuk menghasilkan video yang stabil saat bergerak.

Fitur OSS pada lensa Sony hanya efektif untuk fotografi, bukan videografi.

Masih Layak di Tahun 2025?

Terlepas dari kekurangannya, Sony A5100 tetap menjadi pilihan yang layak di tahun 2025, terutama untuk konten video YouTube.

"Untuk konten video YouTube pun tentu saja ini sangat layak sekali, apalagi jika dipadukan dengan lensa yang bagus," jelas AriePro.

Banyak kreator konten, terutama TikToker, menggunakan Sony A5100 sebagai kamera live streaming untuk meningkatkan kualitas gambar.

Beberapa menggunakan baterai dummy untuk mengatasi masalah overheat.

Bagi pemula yang mencari kamera pertama untuk keperluan konten, Sony A5100 menjadi pilihan tepat dengan harga yang terjangkau dan kemampuan yang masih mumpuni.****