Tablet Terbaik Buat Word dan Excel 2026, Ada yang Mulai Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy Tab S9 5G
Sumber :
  • pinterest

VIVA Techno – Tablet kini tak lagi dipandang sebagai perangkat pelengkap. Dalam beberapa tahun terakhir, tren penggunaan tablet untuk aktivitas produktivitas terus meningkat, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja hybrid. Dukungan aplikasi perkantoran yang semakin matang, aksesori seperti keyboard dan stylus, serta performa chipset yang lebih bertenaga membuat tablet mulai dipilih sebagai alternatif laptop untuk kebutuhan tertentu.

img_title iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

Pilihan tablet di pasaran pun semakin beragam. Ada yang mengusung sistem operasi Windows sehingga mampu menjalankan aplikasi desktop layaknya laptop, sementara tablet Android menawarkan harga lebih terjangkau dengan kemampuan yang sudah memadai untuk mengerjakan tugas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip laporan salah satu media teknologi Indonesia, berikut sejumlah tablet yang dinilai paling nyaman digunakan untuk mengolah dokumen Word, Excel, PowerPoint, hingga aktivitas belajar sepanjang 2026.

img_title 5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

Microsoft Surface Pro 11, Pilihan Premium Pengganti Laptop

Bagi pengguna yang membutuhkan perangkat utama untuk kuliah maupun pekerjaan, Microsoft Surface Pro 11 masih menjadi salah satu opsi paling lengkap.

img_title Tablet Gaming 8 Inci Terbaik Agustus 2026: Libas Game Berat!

Tablet ini menjalankan Windows 11 penuh dengan pilihan prosesor Snapdragon X Plus maupun Snapdragon X Elite. Artinya, pengguna dapat memasang Microsoft Office versi desktop seperti pada laptop konvensional.

Keunggulan tersebut menjadi nilai penting bagi mahasiswa yang sering mengolah dokumen berukuran besar, membuat laporan akhir, mengerjakan spreadsheet kompleks, maupun melakukan presentasi.

Pengalaman mengetik juga semakin nyaman ketika dipadukan dengan keyboard resmi.

Dari sisi pasar, Surface Pro 11 memang menyasar segmen premium. Harga yang relatif tinggi menjadi kompromi utama, namun perangkat ini menawarkan fleksibilitas tinggi karena mampu menggantikan fungsi laptop sekaligus tablet dalam satu perangkat.

CHUWI Hi10 Max N150, Alternatif Windows dengan Harga Lebih Terjangkau

Tidak semua pengguna membutuhkan perangkat premium. Karena itu, CHUWI Hi10 Max N150 hadir sebagai alternatif bagi mereka yang ingin menikmati pengalaman Windows tanpa mengeluarkan biaya sebesar Surface Pro.

Tablet ini menawarkan RAM 12 GB dan SSD 512 GB yang dinilai cukup untuk aktivitas perkuliahan maupun pekerjaan ringan hingga menengah.

Kelebihan utamanya tetap berada pada sistem operasi Windows 11 penuh sehingga Microsoft Office desktop dapat dipasang secara langsung.

Bagi mahasiswa yang menjadikan tablet sebagai perangkat utama, kemampuan menjalankan aplikasi desktop menjadi nilai tambah dibanding tablet Android yang masih mengandalkan versi mobile.

Dari perspektif pasar, perangkat seperti CHUWI memperlihatkan semakin banyak produsen yang mencoba menghadirkan tablet Windows dengan harga lebih kompetitif sehingga pilihan konsumen semakin luas.

Advan Tab Sketsa 3, Andalan untuk Belajar dan Mencatat

Di kelas harga yang lebih terjangkau, Advan Tab Sketsa 3 menjadi salah satu nama yang cukup dikenal.

Tablet ini menggunakan Android 13 dengan RAM 6 GB dan penyimpanan internal 128 GB. Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint versi Android disebut mampu berjalan dengan baik untuk kebutuhan tugas harian.

Nilai jual terbesar justru berada pada dukungan stylus.

Fitur tersebut sangat membantu mahasiswa yang sering membuat catatan digital, memberi anotasi pada file PDF, hingga menandatangani dokumen secara langsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan pencatatan digital terus meningkat. Karena itu, keberadaan stylus bukan lagi sekadar aksesori, melainkan bagian penting bagi pengguna yang ingin mengurangi penggunaan buku catatan konvensional.

itel VistaTab 30 dan Infinix Xpad, Solusi untuk Budget Terbatas

Pilihan lain di kelas harga Rp2–3 jutaan adalah itel VistaTab 30 serta Infinix Xpad.

Keduanya lebih ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk mengetik laporan, membaca materi kuliah, membuat presentasi, hingga mengumpulkan tugas melalui Microsoft 365 yang tersedia di Google Play Store.

Meski fitur Office versi Android tidak selengkap aplikasi desktop Windows, kemampuan tersebut dinilai sudah mencukupi untuk kebutuhan belajar sehari-hari.

Segmen tablet terjangkau saat ini menjadi salah satu pasar yang berkembang cukup pesat. Produsen mulai berlomba menghadirkan spesifikasi yang lebih baik tanpa menaikkan harga secara signifikan, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai anggaran.

Huawei MatePad 12X 2026, Fokus pada Produktivitas

Huawei juga menghadirkan MatePad 12X 2026 yang menonjolkan pengalaman bekerja melalui WPS Office 3.0.

Berdasarkan informasi dari website resmi Huawei yang dikutip dalam laporan tersebut, antarmuka WPS Office dirancang menyerupai Microsoft Office versi PC dengan toolbar yang lebih lengkap serta kompatibilitas dokumen yang baik.

Tablet ini cocok bagi pengguna yang tidak terlalu bergantung pada layanan Google dan lebih fokus pada aktivitas mengetik, membuat presentasi, maupun mengedit dokumen.

Dari sudut pandang industri, strategi Huawei memperlihatkan bahwa pengalaman perangkat lunak kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan spesifikasi hardware. Kemudahan mengolah dokumen menjadi salah satu nilai jual utama dalam persaingan tablet produktivitas.

Samsung Galaxy Tab S9 5G Masih Jadi Favorit

Meski bukan produk terbaru, Samsung Galaxy Tab S9 5G masih menjadi salah satu tablet Android premium yang banyak direkomendasikan. Layar 120Hz membuat navigasi terasa lebih mulus, sementara kemampuan multitasking melalui fitur split screen memberikan kenyamanan ketika membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.

Microsoft 365 disebut berjalan lancar pada perangkat ini. Ditambah dukungan keyboard dan S Pen, tablet tersebut mampu memenuhi kebutuhan belajar, hiburan, hingga aktivitas gaming.

Keunggulan Samsung berada pada ekosistem perangkat yang semakin matang. Bagi pengguna yang sudah menggunakan smartphone Galaxy, integrasi antarperangkat menjadi nilai tambah yang membuat pekerjaan lebih efisien.

Pilih Sesuai Kebutuhan, Bukan Sekadar Harga

Setiap tablet memiliki target pengguna yang berbeda.

Apabila membutuhkan perangkat utama yang benar-benar mampu menggantikan laptop, tablet Windows seperti Microsoft Surface Pro 11 maupun CHUWI Hi10 Max N150 menjadi pilihan paling aman karena mendukung aplikasi desktop secara penuh.

Sebaliknya, jika laptop sudah tersedia dan tablet hanya digunakan untuk mencatat, membaca materi, membuat presentasi, serta mengerjakan tugas ringan, perangkat Android seperti Advan Tab Sketsa 3, Huawei MatePad 12X 2026, Samsung Galaxy Tab S9 5G, itel VistaTab 30, maupun Infinix Xpad sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa pun perangkat yang dipilih, penggunaan keyboard fisik tetap menjadi investasi yang layak dipertimbangkan. Mengetik dokumen panjang melalui layar sentuh memang memungkinkan, tetapi kenyamanan dan efisiensinya masih sulit menandingi keyboard.

Melihat perkembangan pasar saat ini, tren tablet produktivitas diperkirakan akan terus menguat. Persaingan tidak lagi hanya soal performa atau ukuran layar, melainkan bagaimana produsen mampu menghadirkan pengalaman bekerja yang semakin mendekati laptop, sekaligus tetap mempertahankan keunggulan tablet sebagai perangkat yang ringan dan mudah dibawa ke mana saja.*