Masih Layak Beli iPad A16 2025? Ini Kelebihan & Kekurangannya
Masih Layak Beli iPad A16 2025? Ini Kelebihan & Kekurangannya
VIVATechno - Halo Vivanians! Pasar tablet di pertengahan tahun 2026 ini kembali digairahkan oleh lini perangkat andalan Apple. Salah satu gadget yang paling banyak diburu konsumen adalah iPad generasi terbaru berbasis chip A16 yang dirilis pada tahun 2025 lalu.
Menariknya, perangkat keras ini tetap menjadi rebutan meskipun harganya di gerai resmi kini merangkak naik ke kisaran Rp6 jutaan. Bagi Anda yang berniat mencicipi kemewahan ekosistem Apple tanpa menguras seluruh isi tabungan, lonjakan harga ini tentu melahirkan tanya. Apakah iPad ini masih worth it atau justru kemahalan? Yuk, kita bedah tuntas!
Desain Premium yang Solid dan Paket Penjualan Minimalis
Mengusung sasis khas Apple, eksterior komputer tablet ini menyajikan impresi premium yang sangat kuat saat digenggam tangan.
Bodi Aluminium: iPad ini mengadopsi material aluminium kokoh dengan ketebalan super tipis hanya 7 mm serta bobot ringan di kisaran 477 gram.
Fitur Samping Lengkap: Pada bagian frame, Apple menyematkan tombol volume, speaker stereo, port USB-C modern, Smart Connector untuk keyboard, serta tombol power yang menyatu dengan sensor keamanan Touch ID.
Kotak Penjualan: Paket penjualannya tergolong standar tanpa kejutan masif. Di dalam boks, Anda hanya akan mendapatkan kepala charger 20 watt, kabel USB-C model braided yang awet, dan kitab panduan instan.
Ketajaman Layar Liquid Retina dan Catatan Minus Kompromi
Sektor visual menjadi area krusial yang menyajikan perpaduan antara keindahan grafis dan strategi pemangkasan biaya produksi.
Visual Menawan: Ponsel layar lebar ini ditanami panel Liquid Retina IPS seluas 11 inci yang tajam dengan tingkat kecerahan mencapai 500 nits, sangat nyaman dipakai di luar ruangan.
Isu Gap Layar: Sayangnya, Apple belum menyematkan teknologi full laminated pada kaca depannya, sehingga masih terlihat celah tipis (gap) antara panel sentuh dan layar dalam.
Refresh Rate Jadul: Layar perangkat ini juga masih tertahan di refresh rate standar 60Hz. Pengguna yang terbiasa dengan layar mulus 120Hz tentu akan merasakan sedikit kurang responsif saat melakukan scrolling cepat.