Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Bikin Pasar Tablet Premium Makin Sulit Dilawan
- baonghean.vn
VIVATechno – Bocoran terbaru mengungkap Samsung kemungkinan besar kembali mengandalkan MediaTek sebagai pemasok chipset untuk Galaxy Tab S12 series di 2026.
Temuan ini berasal dari hasil pembedahan file APK aplikasi AI Core milik Samsung yang dilakukan Android Authority, mengungkap referensi chipset berkode MT6993 yang merupakan identifikasi resmi MediaTek Dimensity 9500.
Samsung tercatat sudah konsisten menggunakan jasa MediaTek mulai dari generasi Galaxy Tab S10, berlanjut ke Tab S11, dan kini diperkirakan berlanjut pada Galaxy Tab S12 series.
Galaxy Tab S12 Plus diperkirakan hadir dengan layar OLED 12,4 inci resolusi QHD Plus dan refresh rate 120Hz, dipasangkan dengan RAM 12GB serta penyimpanan awal 256GB yang masih bisa diperluas via microSD.
Baterai Galaxy Tab S12 Plus diperkirakan berkapasitas 10.600 mAh dengan kecerahan layar yang ditargetkan menembus 1.000 nits agar tetap nyaman digunakan di bawah cahaya terang di luar ruangan.
Fitur standar lini Tab S yang kemungkinan tetap hadir mencakup quad speaker, sertifikasi IP68, pengisian cepat 45W, dan stylus S Pen yang sudah termasuk dalam paket pembelian.
Sementara Galaxy Tab S12 Ultra sebagai varian tertinggi diperkirakan membawa layar AMOLED 14,6 inci resolusi 3K dengan lapisan anti-reflektif yang lebih kuat untuk kenyamanan layar di berbagai kondisi cahaya.
Bocoran paling mencuri perhatian untuk Tab S12 Ultra adalah opsi RAM hingga 24GB dan penyimpanan mencapai 2TB, disertai baterai 12.500 mAh untuk daya tahan penggunaan seharian penuh.
Chipset Dimensity 9500 yang digunakan disebut mendukung fitur flagship seperti video 4K 120fps, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan teknologi AI Compute in Memory untuk efisiensi daya saat menjalankan model AI yang rumit.
Samsung disebut fokus menghadirkan fitur AI generatif dan on-device AI pada tablet flagship terbaru ini, memungkinkan pemrosesan AI langsung di perangkat tanpa harus bergantung penuh pada server cloud.
Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra sudah terdeteksi di database GSMA IMEI serta server pengujian firmware Samsung, menandakan perangkat tidak lagi berada pada tahap awal pengembangan dan peluncuran resmi sudah semakin dekat.