Bisa Jadi Konsol Game! Xiaomi Pad 8 Pro Guncang Pasar Tablet, Pakai Android 16 dan HyperOS 3
- Xiaomi
VIVATechno – Tahun 2026 baru berjalan beberapa bulan, namun Xiaomi sudah membuat heboh dengan merilis "monster" baru: Xiaomi Pad 8 Pro.
Namun, sebuah cerita unik datang dari seorang tech enthusiast bernama Adi, yang mengaku melakukan "pembelian paling bodoh" tahun ini karena terburu-buru meminang versi China.
Mengapa ia menyesal? Dan sehebat apa performa tablet yang disebut-sebut sebagai pembunuh laptop ini? Simak ulasan lengkapnya.
Tragedi "Rugi Rp2 Juta" Akibat Pre-Order China
Adi menceritakan bahwa ia membeli Xiaomi Pad 8 Pro versi China melalui jalur impor seharga Rp11,5 juta karena tidak sabar.
Namun, tak lama kemudian, Xiaomi Indonesia merilis versi resmi dengan harga jauh lebih murah, yakni Rp9.499.000.
"Nyesel banget, rugi Rp2 juta lebih dan garansinya tidak resmi. Jadi, buat kalian, pastikan beli yang versi Indonesia saja," ujarnya dalam video unboxing terbarunya.
Performa Snapdragon 8 Elite: Tembus 33 Juta Antutu!
Meski menyesal dari sisi harga, Adi mengakui performa tablet ini adalah yang terbaik di kelasnya. Dapur pacunya menggunakan Snapdragon 8 Elite, RAM 8GB LPDDR5X, dan memori internal UFS 4.1.
- Gaming Berat: Main Wuthering Waves di grafik rata kanan tembus 60 fps dengan suhu stabil di 40-44°C.
- PUBG Mobile: Sudah mendukung frame rate Ultra Extreme 120 fps. Sangat mulus dan gyroscope sangat responsif.
- Mode Konsol: Berkat port USB-C 3.2 Gen 1, tablet ini bisa disambungkan ke monitor atau TV via display output, mengubahnya menjadi konsol game instan.
Desain Flagship: Tipis tapi Bertenaga
Secara visual, Xiaomi Pad 8 Pro masih membawa garis desain seri sebelumnya namun lebih disempurnakan.
- Ketebalan: Hanya 5,75 mm (lebih tipis dari seri 7).
- Bobot: 485 gram, cukup ringan untuk tablet berlayar besar.
- Layar: Panel IPS 11,2 inci dengan resolusi 3,2K dan refresh rate 144Hz. Sangat tajam untuk multimedia karena didukung Dolby Vision dan Dolby Atmos.
Produktivitas Level PC dengan HyperOS 3
Xiaomi menyematkan HyperOS versi 3 berbasis Android 16 yang sudah dilengkapi Workstation Mode. Fitur ini membuat aplikasi terbuka dalam bentuk floating windows layaknya PC.
Dukungan WPS Office PC Level juga memastikan pengalaman mengetik dan mengolah data tidak jauh beda dengan menggunakan laptop.