Xiaomi Pad 8 Resmi Rilis: Tablet Murah Performa Gila, AnTuTu Tembus 2,3 Juta!
- id.pinterest.com
VIVATechno – Xiaomi kembali menggebrak pasar tablet Indonesia dengan merilis Xiaomi Pad 8. Hadir dengan peningkatan signifikan, tablet ini seolah ingin membuktikan bahwa performa "rata kanan" tidak harus ditebus dengan harga belasan juta rupiah.
Kontributor kami, Rian Sundiman, berkesempatan menjajal langsung daily driver terbaru dari Xiaomi ini. Berikut adalah poin-poin krusial yang wajib Anda ketahui sebelum meminangnya.
1. Harga Menipu, Paket Penjualan "War"
Awalnya, Xiaomi Pad 8 diprediksi akan dibanderol jauh di atas pendahulunya. Namun, kejutan terjadi.
Dengan harga resmi sekitar Rp6,5 juta, tablet ini sudah termasuk Keyboard Case dalam paket penjualannya.
Strategi ini jelas memukul kompetitor di kelas mid-range yang biasanya menjual aksesoris secara terpisah. Untuk spesifikasi, Xiaomi hanya menyediakan satu varian: RAM 8 GB dan Storage 256 GB (Wi-Fi Only).
2. Desain Ringan, Baterai "Badak"
Satu hal yang bikin geleng-geleng kepala adalah bobotnya. Meski menggendong baterai raksasa 9.200 mAh, berat tablet ini tetap berada di bawah 500 gram.
- Total Berat (Tablet + Keyboard): Hanya sekitar 800 gram.
- Build Quality: Premium dengan finishing warna yang lebih soft dan tidak membosankan.
- Kekurangan: Tidak ada slot Micro SD dan headphone jack. Jadi, memori 256 GB harus Anda manfaatkan dengan bijak.
3. Layar 144Hz & Performa Antutu 2,3 Juta!
Xiaomi tidak main-main soal dapur pacu. Dalam pengujian AnTuTu Benchmark, Xiaomi Pad 8 berhasil menembus skor fantastis 2,3 juta poin.
- Gaming: Game berat seperti CarX Street bisa dilibas dengan setting rata kanan, meski masih ditemukan sedikit frame drop yang terhitung wajar.
- Visual: Layar mendukung refresh rate hingga 144Hz, Dolby Atmos, dan sertifikasi Widevine L1 untuk streaming Netflix kualitas HDR.
4. HyperOS 3.0: Lebih Mirip MacBook?
Xiaomi Pad 8 sudah berjalan di atas HyperOS 3.0 berbasis Android 16. Ada fitur baru bernama Workstation Mode yang mengubah tampilan UI menjadi sangat mirip dengan interface desktop atau MacBook.
- Multitasking: Mendukung split screen yang sangat fleksibel (bisa ditarik hingga sangat tipis).
- Shortcut: Keyboard bawaan memiliki fitur custom shortcut untuk membuka aplikasi favorit secara instan.
5. Produktivitas: Keyboard Empuk, Tapi...