PS5 Alami Kenaikan Harga Global, Ini Daftar Harga Barunya 2026
VIVATechno – Sony resmi mengumumkan kenaikan harga global untuk lini konsol PlayStation 5.
Kebijakan ini juga mencakup perangkat PlayStation Portal yang ikut mengalami penyesuaian harga.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.
Selain itu, Sony juga menyebut adanya kenaikan biaya produksi serta dampak dari kelangkaan memori global.
Perubahan harga ini berlaku di berbagai wilayah termasuk Amerika Serikat, Inggris, Eropa, hingga Jepang.
Sony menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang.
Perusahaan juga menyatakan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas layanan dan ekosistem gaming mereka.
Meski begitu, Sony menyadari bahwa kenaikan harga dapat berdampak pada pengguna.
Harga baru ini dijadwalkan mulai berlaku pada 2 April.
Di Amerika Serikat, PlayStation 5 versi standar kini dibanderol sekitar Rp14 jutaan.
Sementara versi Digital Edition dijual di kisaran Rp13 jutaan.
Untuk varian PlayStation 5 Pro, harganya kini mencapai sekitar Rp20 jutaan.
Perangkat PlayStation Portal juga mengalami kenaikan harga menjadi sekitar Rp3 jutaan.
Di wilayah Inggris dan Eropa, penyesuaian harga juga berlaku dengan kisaran yang berbeda.
Versi standar PlayStation 5 di Inggris kini dijual sekitar Rp14 jutaan.
Sementara Digital Edition berada di kisaran Rp13 jutaan dan versi Pro mendekati Rp19 jutaan.
Di Eropa, harga ketiga model tersebut juga mengalami kenaikan dengan kisaran yang serupa.
Untuk pasar Jepang, PlayStation 5 standar kini dibanderol sekitar Rp12 jutaan.
Versi Digital Edition berada di kisaran Rp11 jutaan, sementara versi Pro mencapai sekitar Rp17 jutaan.
Harga PlayStation Portal di Jepang juga ikut naik ke kisaran Rp3 jutaan.
Kenaikan ini bukan yang pertama dilakukan Sony dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, perusahaan juga telah menaikkan harga PlayStation 5 di beberapa pasar pada tahun lalu.
Tren ini juga diikuti oleh produsen konsol lain yang menyesuaikan harga akibat kondisi pasar global.
Meski harga mengalami kenaikan, Sony tidak menghadirkan perubahan pada spesifikasi atau fitur perangkat.
Hal ini menunjukkan bahwa penyesuaian murni dilakukan karena faktor ekonomi, bukan peningkatan hardware.