Benarkah Tablet 85 Persen Setara Laptop? Ini Fakta Terbarunya di Indonesia
VIVATechno - Perkembangan tablet dalam beberapa tahun terakhir memunculkan klaim bahwa perangkat ini kini sudah mendekati kemampuan laptop, bahkan disebut mencapai sekitar 85 persen kemampuan laptop untuk pekerjaan produktivitas tertentu.
Isu ini penting karena semakin banyak pekerja hybrid, mahasiswa, hingga kreator konten di Indonesia yang mencari perangkat kerja yang ringan namun tetap produktif.
Jika tablet benar-benar mendekati performa laptop, pengguna bisa mendapatkan mobilitas tinggi tanpa harus membawa perangkat besar.
Dampaknya, pilihan gadget untuk bekerja, belajar, dan membuat konten menjadi semakin fleksibel.
Tren Tablet untuk Kerja Hybrid Semakin Kuat
Fenomena ini semakin terlihat pada 2025 hingga awal 2026 ketika tren kerja hybrid dan remote work meningkat. Tablet modern kini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga untuk pekerjaan seperti menulis dokumen, mengedit file, hingga menghadiri rapat online.
Banyak tablet terbaru bahkan mendukung aksesori seperti keyboard, mouse, stylus, dan mode desktop, sehingga pengalaman pengguna semakin mendekati laptop. Di Indonesia sendiri, pasar tablet juga terus berkembang.
Data StatCounter menunjukkan bahwa Samsung, Apple, dan Xiaomi menjadi tiga merek yang mendominasi pasar tablet Indonesia pada 2025, mencerminkan meningkatnya penggunaan tablet oleh konsumen domestik.
Benarkah Tablet 85 Persen Setara Laptop?
Istilah tablet “85 persen setara laptop” biasanya merujuk pada kemampuan tablet modern menjalankan sebagian besar tugas produktivitas dasar seperti mengetik dokumen, presentasi, spreadsheet ringan, rapat online, hingga editing foto sederhana.
Tablet kelas atas bahkan mulai menggunakan chipset yang sangat bertenaga serta integrasi AI untuk mendukung multitasking dan produktivitas.
Namun para analis teknologi menegaskan bahwa kesetaraan ini tidak berlaku untuk semua pekerjaan. Untuk tugas berat seperti analisis data kompleks, pengembangan software, atau editing video profesional, laptop masih memiliki keunggulan dari sisi kompatibilitas software dan performa penuh.
Selain itu, studi produktivitas menunjukkan bahwa laptop masih dianggap lebih efektif untuk pekerjaan kompleks dibanding tablet, meskipun tablet terus mengejar dari sisi performa dan mobilitas.
Apa yang Baru dari Teknologi Tablet 2026?
Perkembangan teknologi tablet saat ini didorong oleh beberapa inovasi utama. Pertama, penggunaan chipset ARM generasi terbaru yang lebih hemat energi namun tetap bertenaga. Kedua, peningkatan dukungan multitasking melalui fitur seperti split-screen, desktop mode, dan dukungan monitor eksternal.