Infinix XPad Edge Tablet 13,2 Inci Keyboard Gratis 4 Jutaan
- YouTube Infinix Indonesia
VIVATechno – Bingung mau bawa laptop atau HP? Bawa laptop emang powerful tapi berat punggung pegal tas penuh sama charger cukup gede. Bawa HP layar kekecilan ngetik dokumen panjang jadi siksaan dan multitasking terbatas.
Bawa tablet kebanyakan tablet cuma enak buat nonton. Aksesoris juga harus beli lagi pasti cukup mahal. Infinix XPad Edge dengan tagline work with class work with ease. Setelah dipakai jadi daily driver paham kenapa mereka sepede itu.
Desain 13,2 Inci Tipis Ringan
Ini bukan sekedar tablet buat gaming atau nonton drakor. Posisi niche cukup jelas. Ini adalah tablet productivity dan targetnya professionals, mahasiswa tingkat akhir, content creator, atau siapapun yang butuh perangkat kerja satset tapi tetap kelihatan classy dan elegan.
First impression gak bisa bohong. Pas pertama pegang agak kaget. Tablet termasuk cukup gede 13,2 inci masuk kategori jumbo. Tapi pas diangkat kok enteng. Beratnya cuma 588 gram. Ini cukup gila.
Biasanya tablet 13 inci beratnya bisa di atas 700 gram dan ketipisan cuma 6,19 mm. Jadi meskipun layar cukup luas pas dimasukin ke totebag atau tas kerja tuh ngerasa ngilang aja enggak berasa bawa beban sama sekali.
Material Full Metal Premium
Tablet Infinix Xpad Edge
- YouTube
Material tablet full metal feel dingin, kokoh, dan premium. Finishing matte jadi gak gampang ninggalin sidik jari kalau gak pakai casing. Kalau putar-putar tablet di bagian belakang cuma bisa lihat logo Infinix dan frame kamera yang ada dua biji.
Tapi sebenarnya kamera cuma sekecil ini doang dan satu lagi LED flash. Udah gitu aja di bagian belakang kosong plus gak ada aksen-aksen. Menurut gua ini cukup clean. Kalau bawa meeting ketemu klien atau teman kerja terus taruh di meja coffee shop look profesional dan slicking.
Layar 2,4K Dual Eye Protection
Ukuran layar cukup gede 13,2 inci dengan resolusi 2,4K Ultra Clear Display. Untuk penggunaan sehari-hari cukup immersive. Buat yang biasa kerja split screen cukup surga. Bisa buka browser di sebelah kiri kemudian ngetik di Word di sebelah kanan tanpa perlu zoom-zoom yang bikin pusing.
Ada satu hal teknis yang mau diapresiasi banget ke Infinix yaitu kesehatan mata. Biasanya kalau natap tablet besar kayak gini larnya cepat perih. Infinix XPad Edge punya dual eye protection system dari TÜV Rheinland.
Pertama ada low blue light dan ini hardware. Bedanya dengan software? Kalau hardware bisa filter sinar biru berbahaya langsung dari panel LED. Jadi gak perlu layar jadi kuning kayak pakai mode night mode. Warna tetap akurat tapi mata tetap aman.
Quad Speaker 300% Volume
Meskipun fokus tablet productivity gak munafik pasti tablet dipakai buat nonton Netflix atau YouTube pas istirahat. Experience multimedia gimana? Dia punya quad speaker atau speaker empat biji yang diklaim punya 300% volume lebih kencang.
Udah coba pas volume baru 60% ini udah cukup kencang. Walaupun memang untuk kualitas suara biasa bass cukup untuk tablet setipis ini dan vokal di film cukup kedengaran jernih.
Keyboard Case dan X-Pencil 20
Nilai jual utama dari tablet ini. Biasanya kalau beli tablet pasti aksesoris dijual terpisah. Tapi di Infinix XPad Edge dapat casing yang bukan cuma casing tapi keyboard case yang ada trackpad.
Infinix juga membrandingkan tablet ini sebagai tablet PC level. Untung Infinix berbaik hati karena udah kasih preinstall WPS Office jadi cukup gampang buat bikin dokumen atau masukin data di spreadsheet karena udah ada keyboard.
Snapdragon 685 Bukan Gaming
Infinix XPad Edge dibekali RAM 8 GB dan internal storage 256 GB. Buat gue kombinasi ini udah jadi sweet spot untuk sebuah tablet. Multitasking aman, nyimpan file presentasi, video download-an sampai ribuan foto cukup lega.
Untuk chipset menggunakan Snapdragon 685. Harus ingetin lagi positioning tablet adalah work with ease. Jadi chipset dituning bukan buat ngejar skor AnTuTu yang meledak-meledak buat kompetisi esport tapi buat stabilitas dan efisiensi daya saat multitasking.**