Laris di Awal 2026, Redmi Pad 2 Unggul di Layar Tapi Kalah di Satu Hal Ini

Redmi Pad 2
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno - Xiaomi kembali menjadi sorotan di segmen tablet dengan seri Redmi Pad 2, produk yang mendapat perhatian konsumen Indonesia pada awal tahun ini. 

img_title Beli Tablet Dapat Stylus Gratis? Cek Daftar Rekomendasi Terbarunya!

Meski banyak fitur unggulan ditawarkan, perangkat ini juga menyisakan kekurangan penting yang wajib diketahui konsumen sebelum membeli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan Utama

img_title iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

1. Desain Premium dan Layar Lebar 2.5K
Redmi Pad 2 hadir dengan bodi metal unibody yang tampak premium di kelas harga terjangkau. 

Layar 11 inci resolusi 2.5K dengan refresh rate 90 Hz memberikan pengalaman visual tajam dan responsif untuk streaming video maupun browsing.

img_title 5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

2. Audio Dolby Atmos yang Imersif
Empat speaker stereo yang mendukung Dolby Atmos menjadi nilai tambah signifikan, menjadikan perangkat ini cocok untuk menikmati film, musik, atau konten multimedia lainnya tanpa perlu aksesori audio tambahan.

3. Baterai Tahan Lama
Tablet ini dibekali baterai besar 9.000 mAh, yang dalam beberapa pengujian menunjukkan ketahanan penggunaan hingga seharian penuh untuk aktivitas normal.

4. Daya Tahan Performa yang Cukup Stabil
Chipset MediaTek Helio G100 Ultra dipadukan dengan penyimpanan UFS 2.2 memberikan performa yang cukup gesit untuk tugas ringan hingga menengah seperti browsing, aplikasi pendidikan, media sosial, serta beberapa game ringan.

Kekurangan Signifikan

 

Redmi Pad 2

Photo :
  • YouTube

1. Tidak Ada Slot SIM Card / Konektivitas Seluler
Salah satu kelemahan terbesar Redmi Pad 2 adalah tidak tersedianya slot SIM card atau dukungan 4G/5G. Model yang beredar masih Wi-Fi only, sehingga pengguna yang membutuhkan konektivitas seluler harus bergantung pada hotspot ponsel atau Wi-Fi publik. 

Hal ini membuat tablet kurang fleksibel untuk penggunaan mobile di luar area Wi-Fi.

2. Kapasitas RAM Terbatas (Varian Dasar)
Versi yang dijual di Indonesia umumnya dilengkapi RAM 4 GB, yang dapat terasa kurang memadai untuk multitasking berat atau penggunaan aplikasi profesional. 

Beberapa pasar internasional memiliki varian RAM lebih tinggi, namun di Indonesia opsi tersebut belum umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Pengisian Daya yang Relatif Lambat
Walaupun baterainya besar, dukungan fast charging hanya 18 W dengan adaptor 15 W dalam paket penjualan membuat proses pengisian daya lebih lama dibanding kompetitor di kelas harga serupa.

4. Kamera Standar
Baik kamera depan 5 MP maupun kamera belakang 8 MP hanya bisa diandalkan untuk video call atau dokumentasi sederhana hasil foto tidak kompetitif dibanding tablet lain yang menonjol di sektor kamera.

Halaman Selanjutnya
img_title