Samsung Galaxy Tab S10 FE: Tablet Jutaan dengan S Pen Gratis, Worth It?

Review Samsung Galaxy Tab S10 FE+
Sumber :
  • YouTube

VIVATechno – Samsung baru saja menggebrak pasar tablet Indonesia dengan Galaxy Tab S10 FE yang dijual dengan harga terjangkau. Tablet ini hadir dengan bonus S Pen di dalam paket penjualannya, sesuatu yang jarang ditemukan di kelas harga mid-range.

img_title Khitan Gratis dan Kontrol Hingga Sembuh, Program Sosial Pupuk Kujang Kembali Digelar

Penawaran menarik ini langsung menarik perhatian mahasiswa dan pekerja kreatif pemula. Namun, apakah tablet hemat ini benar-benar worth it atau cuma gimmick marketing semata?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

img_title Jangan Beli iPhone 13 di 2026! Ini 2 Alternatif iPhone Turun Harga yang Jauh Lebih Worth It

Samsung Galaxy Tab S10 FE Plus

Photo :
  • id.pinterest.com

Desain Premium dengan Harga Merakyat

img_title Harga Samsung Galaxy Tab A7 Juni 2026, Masih Layak Dibeli di Rp2 Jutaan?

Samsung Galaxy Tab S10 FE tampil dengan desain yang sangat mirip seri flagship-nya. Body aluminium full memberikan kesan solid dan tidak murahan saat dipegang.

Dengan ketebalan hanya 6 mm, tablet ini termasuk sangat ramping. Bobotnya juga ringan, sekitar 497 gram dengan distribusi berat yang seimbang di semua sisi.

Yang mengejutkan, Samsung memberikan sertifikasi IP68 pada tablet kelas menengah ini. Artinya, perangkat tahan terhadap cipratan air dan debu, fitur langka di segmen harganya.

Fingerprint sensor terintegrasi dengan tombol power di samping kanan. Di bagian atas ada slot SIM tray yang masih mendukung microSD, bahkan Galaxy A56 tidak punya fitur ini.

Layar dan Audio Mengesankan

Layar Galaxy Tab S10 FE menggunakan panel IPS dengan resolusi Full HD Plus. Meski bukan AMOLED, akurasi warnanya mencapai hampir 100% sRGB yang cukup untuk kebutuhan multimedia. Refresh rate adaptif 60-90 Hz membuat scrolling tetap mulus. Ini bahkan lebih baik dari iPad generasi 11 yang masih stuck di 60 Hz.

Pertama, kualitas layar sangat pas untuk menonton konten video hingga resolusi 2160p. Warna-warna terlihat natural dan tidak over-saturated seperti biasanya Samsung.

Kedua, sistem speaker stereo hasil kolaborasi dengan AKG benar-benar memukau. Bass terdengar jelas dengan layer suara yang empuk, cocok untuk konsumsi multimedia.

Performa Exynos 1580 untuk Gaming

Chipset Exynos 1580 yang digunakan sama dengan Galaxy A56 terbaru. Samsung klaim performanya naik 40% dibanding generasi sebelumnya, dan skornya mendekati 900 ribu di AnTuTu.

GPU hasil kerja sama dengan AMD memberikan performa grafis yang mumpuni. CPU throttle test selama 30 menit menunjukkan stabilitas yang baik tanpa penurunan signifikan.

Pertama, untuk game seperti Mobile Legends bisa stabil di 90 FPS. PUBG Mobile masih terkunci di 60 FPS, padahal hardware sebenarnya mampu lebih.

Kedua, Genshin Impact di setting medium rata-rata dapat 53 FPS. Sementara Wuthering Wave yang lebih berat hanya mampu 45 FPS average dengan penurunan hingga 28 FPS.

Suhu permukaan saat gaming berat mencapai 46,4 derajat Celsius di area kamera. Lumayan hangat memang, kemungkinan karena body yang sangat tipis hanya 6 mm.

S Pen Gratis dengan Fitur Lengkap

S Pen yang disertakan di paket penjualan masih memiliki konektivitas Bluetooth. Fitur ini bahkan sudah tidak ada di S25 Ultra yang lebih mahal. Dengan 4096 level pressure sensitivity, stylus ini responsif untuk menggambar digital. Palm rejection bekerja sempurna, tangan bisa santai di layar tanpa mengganggu goresan.

Ketiga, fitur Air Command memungkinkan kontrol kamera dari jarak jauh menggunakan S Pen. Ada juga handwriting assist yang mengubah tulisan tangan jadi ketikan otomatis.

Keempat, S Pen bisa menempel magnetik di bagian atas tablet untuk penyimpanan. Praktis banget supaya tidak mudah hilang atau ketinggalan. Galaxy AI hadir dengan fitur seperti Object Eraser dan Auto Trim untuk edit foto. Read Aloud juga tersedia buat yang malas baca artikel panjang.

Baterai 8000 mAh yang Tahan Lama

Kapasitas baterai 8000 mAh memberikan daya tahan impresif untuk penggunaan harian. Browsing bisa bertahan hingga 16 jam 30 menit non-stop.

Main Genshin Impact 20 menit hanya menguras 10% baterai. PUBG 30 menit cuma berkurang 6%, sementara Wuthering Wave lebih boros di angka 10%.

Fast charging 45 watt sudah didukung, tapi charger tidak termasuk dalam paket. Ini sudah jadi tradisi Samsung yang mulai diterima konsumen. Pengisian penuh dari 0% membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih. Tidak secepat flagship, tapi masih wajar untuk tablet kelas menengah.

Software One UI 7 Berbasis Android 15

One UI 7 yang didasarkan pada Android 15 memberikan pengalaman software yang mulus. Antarmuka bersih dengan toggle terpisah yang rapi dan mudah diakses.

Aplikasi bawaan seperti Pen Up berguna untuk menggambar dan tracing. Smart Things memungkinkan kontrol perangkat smart home Samsung dari satu tablet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Multiwindow untuk semua aplikasi memaksa apps yang tidak support jadi bisa split screen. Fitur ini sangat berguna untuk multitasking produktivitas. Game Booster hadir untuk optimasi performa saat gaming. Daily Board memberikan widget informatif di layar utama yang customizable.

Samsung Galaxy Tab S10 FE menawarkan paket lengkap dengan harga kompetitif di kisaran jutaan rupiah. Desain premium, S Pen gratis, dan sertifikasi IP68 jadi keunggulan utamanya. Di segmen harga mid-range, Galaxy Tab S10 FE jadi pilihan solid dengan ekosistem Samsung yang lengkap.*