Redmi Pad 2, Tablet Rp 2 Jutaan Pakai Stylus Pressure Sensitive, Gambar Digital Jadi Mudah!
- YouTube
VIVATechno – Redmi Pad 2 menggebrak pasar tablet entry-level. Harga di bawah Rp 2 juta tapi sudah kompatibel dengan Redmi Smart Pen yang punya pressure sensitivity. Ini game changer buat pemula yang mau belajar gambar digital.
Tablet murah untuk menggambar selama ini jadi mimpi buruk. Stylus murah biasanya nggak ada pressure sensitivity atau performanya mengecewakan. Redmi Pad 2 mengubah paradigma ini dengan spesifikasi mengejutkan di harga super terjangkau.
Spesifikasi Layar dan Chipset
Layar 11 inch rasio 16:10 dengan resolusi 2,5K memberikan kepadatan 274 PPI. Brightness 500 nits typical dan boost 600 nits di outdoor. Kedalaman warna 10 bit bisa menampilkan 1,07 miliar warna untuk entertainment berkualitas.
MediaTek Helio G100 Ultra jadi otaknya dengan 8 core dan clock 2,2 GHz. AnTutu tembus 415 ribu poin lumayan untuk tablet entry-level. RAM 4 GB LPDDR4X dan storage 128 GB UFS 2.2 yang high speed bukan EMMC lemot.
Redmi Smart Pen dengan 4096 Pressure Level
Stylus ini bentuknya terinspirasi Apple Pencil generasi 2 tapi lebih ringan. Punya 4096 pressure level, tilt sensor, dan touch sampling rate 240 Hz. Support palm rejection dan ada dua tombol di grip yang bisa dicustomize.
Harga stylus cuma Rp 699 ribu yang sangat terjangkau. Charging pakai port USB-C dan baterai lumayan awet. Dari 5% ke 100% butuh waktu singkat pakai charger 15 watt bawaan tablet.
Drawing Experience di Berbagai Aplikasi
Redmi Pad 2 Pro
- id.pinterest.com
Clip Studio Paint usable tapi kanvas maksimal 2000x2000 pixel. Infinite Painter performanya paling memuaskan dengan latency minim. Krita juga smooth meski aplikasinya terkenal berat.
Mi Canvas aplikasi bawaan Xiaomi bagus untuk doodling tapi fitur terbatas. Notes app punya handwriting recognition yang akurat. Palm rejection butuh pengaturan khusus di setiap aplikasi biar maksimal.
Fitur Entertainment dan Produktivitas
Sertifikasi Widevine L1 bikin Netflix bisa streaming HD. Layar 10 bit bikin warna film lebih hidup. Speaker stereo cukup oke untuk nonton video dan podcast daily.
Bisa jadi second screen PC lewat wireless projection. Latency memang ada tapi berguna untuk reference atau display tambahan. Audio jack 3,5mm masih ada plus support TWS Bluetooth untuk pilihan audio lebih banyak.