Poco Pad Smart Pen: Tablet Gaming dan Menggambar Cuma 4 Jutaan!

Poco Pad
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Siapa sangka tablet seharga R juta bisa jadi senjata andalan buat gaming dan menggambar? Poco Pad hadir dengan spesifikasi yang bikin tablet midrange lain gigit jari.

iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

Dengan layar 12,1 inci dan stylus pressure 4.096 level, tablet ini beneran mengubah standar tablet murah di Indonesia. Fitur-fiturnya bahkan ngalahin tablet yang harganya dua kali lipat!

Tampilan POCO Pad

Photo :
  • id.pinterest.com

5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

Spesifikasi Poco Pad yang Bikin Takjub

Pertama, layar 12,1 inci dengan refresh rate 120Hz. Ukuran segini ideal banget buat menggambar atau nonton film. Panel IPS-nya juga udah dilengkapi Dolby Vision dan sertifikasi TÜV untuk kesehatan mata.

Tablet Gaming 8 Inci Terbaik Agustus 2026: Libas Game Berat!

Kedua, prosesor Snapdragon 7S Gen 2 yang powerful. Chipset ini fabrikasi 4nm dengan GPU Adreno yang sanggup ngehajar game berat. Skor AnTuTu-nya tembus 600 ribuan poin.

Ketiga, RAM 8GB LPDDR4X dan storage 256GB UFS 2.2. Bukan eMMC ya guys, jadi kecepatan baca tulisnya jauh lebih kencang. Kecepatan baca UFS 2.2 bisa sampai 1000 MB/s, empat kali lipat dari eMMC.

Keempat, baterai jumbo 10.000 mAh. Kapasitas segini bikin tablet ini awet seharian penuh buat aktivitas berat. Charger 33 watt yang disertakan butuh sekitar 2 jam buat ngisi penuh.

Desain dan Build Quality yang Premium

Body aluminium dengan ketebalan cuma 7,4mm. Beratnya 574 gram, ringan dan nyaman digenggam. Desain unibody-nya bikin tablet ini terasa kokoh dan premium.

Poco Pad punya quad speaker dengan Dolby Atmos. Audio jack 3,5mm juga masih ada, fitur langka di tablet modern. Bonus banget buat yang masih setia sama wired earphone.

Hyper OS: Sistem Operasi Khusus Tablet

Poco Pad jalan di Hyper OS 1.0.4 berbasis Android 14. Beda dari MIUI, sistem operasi ini memang dirancang khusus buat tablet. UI-nya nggak cuma smartphone yang digedein.

Fitur andalannya adalah Miracast Wireless Display. Kamu bisa jadikan Poco Pad sebagai layar kedua laptop Windows. Tinggal pencet tombol Windows + K, langsung tersambung.

Floating windows dan split screen juga berjalan mulus. Kamu bisa buka empat aplikasi sekaligus tanpa lag. Drag and drop antar aplikasi juga udah didukung penuh.

Performa Gaming yang Mengejutkan

Arena Breakout jalan lancar di settingan balance. Frame rate stabil di 39-40 FPS tanpa drop signifikan. Pengalaman gaming-nya sangat enjoyable buat harga segini.

PUBG Mobile bisa dimainkan di settingan HD dan high. Memang mentok di 30 FPS, tapi buat casual player masih oke banget. Game berat kayak Wuthering Waves juga bisa dimainkan meski harus turunin settingan.

Netflix udah Widevine L1 dengan dukungan Dolby Vision. Nonton film jadi makin seru dengan layar lebar dan empat speaker stereo. Pengalaman multimedia-nya setara tablet midrange mahal.

Poco Smart Pen: Stylus Murah Berkualitas

Harga Rp699.000 untuk stylus dengan 4.096 level pressure itu murah banget. Apple Pencil Gen 2 aja harganya Rp1,7 juta, Huawei M-Pencil Gen 2 malah Rp1,2 juta.

Memang nggak ada tilt sensor dan magnetic charging. Charging-nya pakai port USB Type-C yang harus dicolok manual. Tapi dengan full battery bisa tahan 12 jam pemakaian continuous.

Body-nya mirip Apple Pencil dengan dua tombol fungsi. Tombol pertama buat screenshot, tombol kedua buat quick notes. Bobotnya juga pas dan enak digenggam.

Pengalaman Menggambar yang Memuaskan

Drawing experience di Poco Pad menggunakan Poco Smart Pen sangat mulus. Latency-nya rendah dan palm rejection-nya bagus di hampir semua aplikasi. Goresan responsif dan pressure detection-nya akurat.

Di Ibis Paint, performanya terasa ringan dan lancar. Palm rejection bisa dimaksimalkan dengan toggle khusus di setting. Tombol stylus juga bisa di-customize sesuai kebutuhan.

Infinite Painter dan Autodesk SketchBook juga berjalan sempurna. Fast sketching bisa dilakukan tanpa lag. Aplikasi-aplikasi drawing freemium ini jadi makin nyaman dipakai.

Clip Studio Paint, aplikasi favorit illustrator profesional, jalan mulus banget. Material objek 3D bisa dibuka dan diputar tanpa patah-patah. Ini pencapaian luar biasa buat tablet R juta.

Isu Kompatibilitas Poco Smart Pen

Ada isu pressure detection fail di awal goresan. Ini terjadi kalau mulai menggambar dengan tekanan ringan. Sistem nggak bisa detect soft pressure, jadinya muncul titik di awal stroke.

Masalah ini muncul di Clip Studio Paint dan Infinite Painter. Tapi kalau goresannya cepat dengan tekanan medium ke strong, isu ini nggak keliatan. Jadi lebih berasa kalau bikin detail halus atau line art.

Di Ibis Paint dan Autodesk SketchBook nggak ada masalah. Ini kemungkinan besar isu kompatibilitas software, bukan hardware. Semoga Xiaomi bisa fix lewat software update ke depannya.

Untuk aplikasi notes dan doodling kasual, Poco Smart Pen tetap oke banget. Mi Canvas dan aplikasi notes bawaan jalan sempurna tanpa masalah. Text input via tulisan tangan juga lancar.

Fitur Produktivitas untuk Kerja

Poco Pad bisa dipake buat kerja kantoran dengan lancar. WPS Office versi mobile udah cukup buat kebutuhan dasar. Bisa sync dengan Google Drive atau cloud service lainnya.

Zoom dan Google Meet juga support virtual background. Bahkan ada fitur focus frame yang bikin kamera ngikutin wajah kita. Ada juga fill light yang kasih cahaya dari layar buat meeting di tempat gelap.

Mirroring layar ke monitor atau proyektor juga bisa. Meskipun USB Type-C-nya masih versi 2.0, ada solusi pakai kabel adapter atau wireless projection. Tinggal sambung ke network WiFi yang sama.

Canva, CapCut, dan aplikasi editing lain jalan lancar jaya. Bahkan buat desain grafis atau edit video ringan, Poco Pad ini sanggup. Multitasking dengan split screen bikin workflow makin efisien.*