Xiaomi Pad 7 Harga Turun Drastis! Tablet Flagship Terjangkau yang Wajib Dibeli
VIVATechno – Kabar gembira buat yang lagi nyari tablet berkualitas dengan harga terjangkau. Xiaomi Pad 7 yang rilis awal 2025 sekarang harganya udah turun drastis.
Tablet yang awalnya dijual premium ini sekarang bisa didapat bekas dengan kondisi masih garansi. Harga sekitar Rp4,3-4,5 jutaan buat yang seperti baru.
Dengan chipset Snapdragon 7 Plus Gen 2 yang masih mumpuni, tablet ini jadi pilihan menarik. Apalagi buat yang butuh performa tinggi tanpa harus keluar budget besar.
Unboxing dan Kelengkapan Paket
Xiaomi Pad 7
- id.pinterest.com
Dalam paket penjualannya, Xiaomi Pad 7 cuma menyediakan charger dan kabel. Yang unik, kabelnya masih USB Type-A ke Type-C.
Agak aneh sih di zaman sekarang yang udah banyak beralih ke Type-C. Tapi ini bukan masalah besar karena charger bawaan udah memadai.
Desain tablet ini terasa premium dengan build quality yang solid. Bobot juga nyaman digenggam, gak terlalu berat buat penggunaan lama.
Material yang dipilih memberikan kesan mewah tanpa bikin licin. Finishing juga rapi dan detail, sesuai standar flagship Xiaomi.
Kamera
Kamera belakang 13 MP mampu merekam video 4K pada 30 fps. Hasil rekaman jernih dengan warna yang cerah dan natural.
Kamera depan 8 MP juga cukup baik buat video conference. Kualitas gambarnya memuaskan buat kebutuhan meeting online atau video call.
Kualitas Foto dan Video
Hasil foto dari kamera belakang cukup impresif buat ukuran tablet. Warna natural dan detail yang cukup tajam di berbagai kondisi cahaya.
Fitur perekaman 4K jadi nilai plus buat yang suka bikin konten. Kualitas video stabil dan warna yang konsisten.
Sistem Operasi HyperOS 2.0
Tablet ini menggunakan HyperOS 2.0 berbasis Android 15 yang smooth banget. Interface responsive dan navigasi yang intuitif.
Pengalaman pengguna jadi lebih enjoyable dengan optimasi yang baik. Transisi antar aplikasi juga mulus tanpa lag yang berarti.
Fitur Multitasking
Fitur workstation memungkinkan buka beberapa aplikasi dalam mode floating window. Mirip Samsung DeX tapi belum sefleksibel itu.
Tetap jadi nilai tambah buat produktivitas. Bisa kerja sambil buka referensi atau chat tanpa harus ganti-ganti aplikasi.