Setahun Pakai iPad Air M2 Ganti Laptop Windows, Hasilnya Bikin Kaget!

iPad Air M2
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Banyak yang bilang iPad nggak bisa ganti laptop Windows sepenuhnya. Tapi ternyata, ada reviewer YouTube Rez Tech yang membuktikan sebaliknya.

img_title Beli Tablet Dapat Stylus Gratis? Cek Daftar Rekomendasi Terbarunya!

Dia udah setahun penuh pakai iPad Air M2 sebagai pengganti laptop Windows. Hasilnya cukup mengejutkan untuk berbagai kalangan pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman ini membuktikan kalau iPad Air M2 bisa jadi solusi buat yang kebutuhannya cocok.

img_title iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

Mulai dari membalas email, ngerjain tugas kuliah, sampai editing video YouTube. Bahkan dia bisa kelola server rumah pakai iPad Air M2 ini.

Performa iPad Air M2 dengan prosesor M2 ternyata lebih kencang dibanding Ryzen 5 5600G di PC.

img_title 5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

Dukungan aplikasi seperti Procreate, Logic Pro, DaVinci Resolve, dan Blender bikin iPad makin mumpuni.

Kelebihan iPad Air M2 

iPad Air M2 punya performa luar biasa berkat chip M2 yang powerful banget. Aplikasi-aplikasi populer udah banyak yang tersedia dan dioptimasi khusus.

Untuk pekerjaan kreatif seperti desain grafis atau editing video, iPad Air M2 bahkan lebih responsif.

Portabilitas jadi nilai plus utama karena lebih ringan dan praktis dibawa kemana-mana. Battery life yang awet juga bikin produktivitas nggak terganggu.

Keterbatasan iPadOS yang Harus Diakui

Meski powerful, iPadOS tetap punya keterbatasan dibanding sistem operasi desktop.

Multitasking masih belum sefleksibel Windows atau macOS. Dukungan mouse dan trackpad juga masih berkembang dengan pointer yang kadang kurang presisi.

Tombol tambahan mouse seperti forward dan back nggak berfungsi optimal. Scrolling di iPadOS juga terasa aneh dan nggak bisa diubah pengaturannya.

Multitasking dan Monitor Eksternal

iPadOS 26 udah bisa buka hingga 12 aplikasi sekaligus dengan pengaturan ukuran jendela yang lebih bebas.

Tapi RAM terbatas bikin aplikasi sering reload saat buka banyak aplikasi. Penggunaan monitor eksternal juga cuma mode mirror dengan refresh rate maksimal 60 Hz.

Nggak ada dukungan clamshell mode yang bikin pengalaman kurang maksimal. Beberapa aplikasi seperti DaVinci Resolve juga punya fitur terbatas dibanding versi desktop.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Browser dan Aplikasi dengan Batasan

Semua browser di iPadOS pakai engine WebKit, jadi cuma bisa pakai ekstensi Safari. Microsoft Word dan aplikasi lain juga punya fitur yang lebih terbatas.

Halaman Selanjutnya
img_title