AC Portable Midea: Solusi Cerdas Dinginkan Ruangan Tanpa Ribet Instalasi!
- YouTube
VIVATechno – Cuaca panas bikin gadget overheat dan bikin nggak nyaman? Tenang, sekarang ada solusi praktis yang nggak bikin pusing mikirin instalasi rumit. AC portable hadir sebagai penyelamat ruangan gerah tanpa perlu panggil tukang.
Beda dari air cooler yang butuh es batu terus-terusan, teknologi terbaru ini punya kompresor asli layaknya AC dinding. Cuma bedanya, ukurannya ringkas dan bisa dibawa ke mana-mana. Penasaran gimana cara kerjanya?
AC portable Midea
- -
Spesifikasi dan Desain yang Compact
AC portable Midea punya dimensi super ringkas. Panjangnya cuma 31,8 cm, lebar 32,9 cm, dan tinggi 63,4 cm. Bobotnya memang agak berat, sekitar 23,25 kg.
Tapi jangan khawatir soal mobilitas. Ada hand grip di samping dan roda di bawah yang bikin mudah dipindahkan. Desainnya all-in-one dengan semua komponen tertanam di dalam, termasuk kompresor dan motor.
Instalasi Simpel dalam 3 Langkah
Pemasangan AC portable ini nggak butuh tukang khusus. Ada dua metode: lubangi dinding atau pasang di jendela. Yang paling praktis tentu lewat jendela.
Langkah pertama, pasang selang exhaust ke adaptor persegi panjang sampai bunyi klik. Kedua, sambungkan adaptor ke slider jendela buat buang udara panas. Ketiga, colokkan selang ke AC dan siap digunakan.
Performa Pendinginan yang Mencengangkan
Dalam pengujian di ruangan 3,5 x 3 meter, hasilnya mengejutkan. Suhu awal 27 derajat Celcius turun jadi 22,3 derajat dalam 34 menit. Bahkan suhu smartphone yang main game turun dari 41 ke 34 derajat.
AC ini punya aliran udara 280 meter kubik per jam. Tingkat dinginnya mencapai 9000 BTU per jam, setara AC 1 PK. Output udara dinginnya bahkan bisa menyentuh 13-16 derajat Celcius.
Teknologi Kompresor Berkualitas Jepang
Bukan sekadar kipas biasa, AC portable ini pakai kompresor berteknologi Jepang dari GMCC. Refrigeran yang digunakan adalah R250 yang lebih ramah lingkungan. Nggak perlu isi ulang es batu seperti air cooler.
Bedanya dengan pendingin konvensional sangat jelas. Air cooler cuma andalkan kipas dan es batu yang cepat habis. Sementara AC portable ini bekerja layaknya AC dinding dengan sistem kompresi penuh.