Ternyata Ini Penyebab Kulkas 1 Pintu Tidak Dingin, Bukan Cuma Freon Habis!
VIVATechno – Kulkas satu pintu menjadi pilihan banyak rumah tangga berkat ukurannya yang ringkas.
Namun, masalah umum yang sering dihadapi adalah kulkas tiba-tiba tidak berfungsi optimal atau bahkan tidak dingin sama sekali.
Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Seorang teknisi berpengalaman membagikan analisis mendalamnya terkait masalah yang sering muncul pada kulkas jenis ini.
Beragam Penyebab Kulkas Gagal Mendingin
Menurut teknisi tersebut, ada beberapa faktor utama yang bisa menyebabkan kulkas satu pintu gagal mendingin.
Salah satu indikasi awal yang sering ditemukan adalah adanya tambalan pada bagian evaporator.
Hal ini menunjukkan kulkas pernah mengalami kebocoran freon yang disebabkan oleh tusukan benda tajam.
Meskipun kebocoran ini bisa ditambal, penggunaan lem yang tidak sesuai dapat menyebabkan tambalan tidak bertahan lama dan kebocoran kembali terjadi.
Selain itu, masalah juga bisa berasal dari termostat atau pengatur suhu. Jika kabel termostat tidak menempel dengan baik, kompresor tidak akan bekerja secara optimal, sehingga proses pendinginan tidak maksimal.
Hal lain yang tak kalah aneh adalah kulkas tidak dingin setelah dibersihkan, serta sistem pendingin yang terganggu akibat pintu kulkas terlalu sering terbuka lama.
Cara Mendeteksi dan Memperbaiki Kerusakan
Untuk mendeteksi kerusakan, langkah pertama adalah memeriksa mesin kompresor di bagian belakang kulkas.
Jika tidak hidup, periksa overload dan relay-nya. Jika keduanya normal, kemungkinan besar masalah ada pada termostat yang rusak.
Namun, jika kompresor menyala tetapi kulkas tetap tidak dingin, ada dua kemungkinan penyebab utama:
- Oli kompresor naik ke evaporator, ditandai dengan suara gemericik air pada bagian evaporator.
- Kebocoran freon, baik pada bagian evaporator, pipa kapiler, maupun kondensor. Kebocoran ini dapat terjadi karena tusukan atau korosi.
"Jika kulkas mesinnya hidup, tapi tetap ngga bisa dingin. Ada dua kemungkinan, bisa jadi karena oli kompresor naik ke bagian evaporator karena penguapan dari mesin kompresor. Atau yang kedua, faktor ada kebocoran freon, entah kena tusuk pisau atau bisa jadi korosi di bagian kondensor," dilansir VIVA Techno dari YouTube Mas Wintion.
Solusi untuk masalah ini bervariasi. Jika oli kompresor naik, sistem harus di-flashing menggunakan metil, kemudian diisi ulang freon dan filternya diganti.
Jika terjadi kebocoran pada evaporator, teknisi menyarankan untuk menambalnya. Namun, jika kebocoran terjadi pada kondensor, solusi terbaik adalah menggantinya dengan kondensor eksternal.
Teknisi juga menekankan pentingnya perbaikan segera, karena membiarkan kulkas tanpa perbaikan akan membuat korosi terus menyebar dan perbaikan menjadi lebih sulit.
Hal ini dapat dilihat dari adanya bagian yang sudah menggelembung atau membengkak, yang menandakan kondisi evaporator sudah tidak layak.
Pentingnya Komunikasi dengan Teknisi
Mengenai biaya perbaikan, teknisi menjelaskan bahwa harga tidak ditentukan oleh harga suku cadang, melainkan oleh jasa dan keahlian teknisi itu sendiri.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemilik kulkas langsung berdiskusi dengan teknisi terkait estimasi biaya dan jaminan garansi perbaikan.
Langkah ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan memastikan kulkas dapat kembali berfungsi normal.*