7 Ciri Motor Terkena Oli Palsu yang Bikin Mesin Cepat Rusak dan Panas

Ciri Mesin Terkena Oli Palsu
Sumber :
  • YouTube AP MBENGKEL MOTOR

VIVATechno – Penggunaan oli palsu pada motor bisa menjadi mimpi buruk bagi pemilik kendaraan.

img_title Yamaha CUXiE Resmi Mengaspal, Desain Stylish dan Praktis untuk Kota

Bukan hanya membuat mesin cepat panas, oli palsu juga bisa merusak komponen penting dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pengendara yang tidak sadar telah menggunakan oli palsu karena tergiur harga murah.

img_title Harga Yamaha Aerox-e Resmi Terungkap, Lebih Murah dari Prediksi

Padahal, kerusakan yang diakibatkan justru bisa membuat biaya perbaikan membengkak.

1. Mesin Terasa Lebih Panas

img_title Bukan Scoopy atau Fazzio, Skutik Baru TVS Ini Punya Senjata Rahasia

Salah satu tanda paling umum motor terkena oli palsu adalah mesin yang lebih cepat panas.

Pengendara akan merasakan suhu menyengat di kaki saat berkendara, terutama setelah menempuh jarak cukup jauh.

Ini terjadi karena oli palsu tidak memiliki kemampuan pelumasan yang baik.

2. Persneleng Menjadi Keras

Pada motor manual, persneleng akan terasa lebih keras dimasukkan setelah 3 hari hingga 1 minggu pemakaian oli palsu.

Hal ini disebabkan oleh pelumasan yang tidak optimal pada komponen transmisi.

Akibatnya, kenyamanan berkendara akan terganggu.

3. Muncul Suara Kasar atau Aneh dari Mesin

Setelah sekitar satu minggu, motor yang menggunakan oli palsu bisa mengeluarkan suara ngiung atau kasar.

Ini menjadi pertanda bahwa gesekan antar komponen mesin semakin tinggi.

Jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah.

4. Volume Oli Berkurang Drastis

Ciri berikutnya adalah volume oli yang cepat berkurang dalam waktu 2 minggu pemakaian.

Oli palsu cenderung mudah menguap karena kualitas bahan yang rendah.

Kondisi ini bisa dicek dengan stik oli untuk memastikan tingkatnya.

5. Sulit Dinyalakan Saat Pagi Hari

Motor yang terkena oli palsu sering kali sulit dinyalakan di pagi hari.

Hal ini terjadi karena pelumasan mesin tidak maksimal saat kondisi dingin.

Kadang, perlu memanaskan mesin lebih lama agar bisa berjalan normal.

6. Asap Keluar dari Knalpot

Jika oli palsu dipakai terus menerus, ring piston bisa rusak dan knalpot mengeluarkan asap saat mesin panas.

Asap ini menandakan adanya pembakaran oli di ruang mesin.

Kerusakan seperti ini memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

7. Tips Memilih Oli yang Aman

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hindari membeli oli dengan harga terlalu murah di bawah Rp35.000.

Pilih oli berkualitas dengan harga sekitar Rp40.000 ke atas untuk keamanan mesin.

Halaman Selanjutnya
img_title