Dispenser Bisa Jadi Sarang Kuman hingga Jentik? Ini Cara Bersihkannya!
VIVATechno – Dispenser air menjadi salah satu peralatan rumah tangga paling vital, terutama di rumah dan kantor.
Namun, banyak yang belum menyadari bahwa dispenser yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan lumut, sehingga air yang dikonsumsi tidak lagi higienis.
Berikut ini adalah panduan merawat dispenser dengan benar agar air minum tetap bersih, aman, dan sehat dikonsumsi setiap hari :
1. Bersihkan Leher Galon Sebelum Dipasang
Sebelum memasang galon ke dispenser, pastikan bagian lehernya bersih dari debu atau jamur.
Tips : Lap dengan kain bersih dan alkohol food grade atau air matang agar bebas bakteri.
2. Cuci Wadah Penampung Air Setiap 3–5 Hari
Bagian dalam tempat penampungan (biasanya bagian yang tertutup galon) rawan menjadi sarang bakteri karena selalu lembap.
Tips : Gunakan air panas dan sabun ringan, lalu bilas hingga bersih. Jangan lupa keringkan sebelum dipasang kembali.
3. Jangan Lupa Bersihkan Keran Air
Keran air dispenser adalah tempat paling sering disentuh, tapi paling jarang dibersihkan. Sisa tetesan air bisa memicu jamur dan lumut.
Tips : Bersihkan keran setiap 2–3 hari menggunakan sikat kecil atau cotton bud yang dibasahi cuka atau air hangat.
4. Matikan Dispenser Saat Tidak Dipakai Lama
Jika akan bepergian atau tidak digunakan dalam beberapa hari, matikan aliran listrik untuk mencegah pemanasan berulang yang bisa merusak kualitas air.
5. Cek Tabung Pemanas dan Pendingin Secara Berkala
Bagian dalam tabung air panas atau dingin harus dikuras setidaknya sebulan sekali untuk mencegah endapan mineral dan bau tak sedap.
Tips : Beberapa model dispenser memiliki fitur "drain" yang bisa digunakan untuk menguras air dari dalam tabung.
6. Lakukan Deep Cleaning 1–2 Bulan Sekali
Untuk pembersihan total, gunakan cairan khusus pembersih dispenser atau campuran air hangat dan cuka.
Langkah cepat :
Kosongkan galon.
Tuang larutan pembersih ke dalam dispenser.
Diamkan 15–30 menit.
Bilas dengan air bersih hingga benar-benar tidak berbau.
7. Gunakan Galon Berkualitas dan Bersih
Air galon isi ulang murah kadang tidak higienis. Pastikan galon bebas lumut, tidak berbau plastik tajam, dan dikirim dari tempat terpercaya.