5 Kebiasaan Salah Merawat AC Perlahan Merusak Mesin

AC Ilustration
Sumber :
  • Pexels

 

img_title Dilema Mobil Listrik Murah di 2026: Pilih Charger Lambat atau DC Fast Charging?

VIVATechno — Di tengah meningkatnya penggunaan pendingin ruangan (AC) pada musim kemarau 2025, para ahli perawatan AC mengingatkan pentingnya perawatan yang tepat agar perangkat tetap awet dan hemat energi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, masih banyak pengguna yang tanpa sadar melakukan kesalahan dalam merawat AC, yang justru mempercepat kerusakan dan menambah biaya listrik.

img_title Winix Buka Program Filter Gratis, Ini Syarat Lengkap dan Jadwalnya

Berikut lima kesalahan umum dalam merawat AC yang perlu dihindari oleh pengguna di rumah maupun kantor :

1. Jarang Membersihkan Filter Udara
Salah satu kesalahan paling umum adalah tidak rutin membersihkan filter AC. Padahal, filter yang kotor akan menghambat aliran udara, membuat AC bekerja lebih keras, dan meningkatkan konsumsi listrik. 

img_title Robot Vacuum Makin Laris, Benarkah Cocok untuk Kondisi Rumah di Indonesia?

Idealnya, filter dibersihkan minimal dua minggu sekali.

2. Tidak Melakukan Servis Berkala
Banyak pengguna hanya memanggil teknisi saat AC sudah bermasalah. Padahal, perawatan rutin setiap 3–6 bulan sangat penting untuk menjaga performa AC tetap optimal dan mendeteksi kerusakan sejak dini.

3. Menyalakan dan Mematikan AC Secara Mendadak
Kebiasaan mematikan AC secara langsung dari sumber listrik atau menyalakannya kembali sesaat setelah dimatikan bisa merusak kompresor. 

Pengguna disarankan menunggu setidaknya 3–5 menit sebelum menyalakan ulang AC.

4. Mengatur Suhu Terlalu Rendah Secara Terus-Menerus
Banyak pengguna mengatur suhu hingga 16°C dengan harapan ruangan cepat dingin. Padahal, hal ini justru membuat AC bekerja lebih keras dan mempercepat kerusakan. 

Suhu ideal dan efisien berada di kisaran 24–26°C.

5. Menutup Ventilasi atau Lubang Udara
AC bekerja lebih efisien di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Menutup semua ventilasi bisa menyebabkan udara dalam ruangan terasa pengap dan menyebabkan AC tidak bekerja secara optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengguna disarankan lebih peduli terhadap jadwal perawatan rutin. Jangan tunggu AC rusak baru diperiksa. 

Lebih baik mencegah daripada mengganti komponen yang biayanya mahal.*