Samsung Galaxy Tab A11: Loncat Nama, Tapi Apa Benar Loncat Spek?

Samsung Galaxy Tab A11
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechnoSamsung Galaxy Tab A11 hadir sebagai penerus langsung dari Galaxy Tab A9. Tidak ada seri A10 di antaranya. Pelompatan nama ini membuat ekspektasi jadi tinggi. Tapi nyatanya, peningkatannya tidak semasif yang dibayangkan banyak orang.

Samsung Galaxy Tab A11

Photo :
  • Pinterest

Desain Minimalis yang Familiar

Dari segi tampilan, Galaxy Tab A11 masih identik dengan pendahulunya. Samsung tetap mengusung konsep minimalis untuk tablet kelas entry ini. Di bagian belakang, hanya ada satu lingkaran kamera saja. Body tablet ini menggunakan material aluminium dengan finishing matte di bagian tengah.

Sementara bagian atas dan bawah memakai polikarbonat. Frame-nya dibuat flat tapi tetap melengkung di tepi supaya nyaman digenggam. Ketebalan tablet ini hanya 8 mm dengan bobot 335 gram. Ukuran ini masih tergolong ringan untuk sebuah tablet 8,7 inci.

Layar TFT LCD dengan Refresh Rate 90Hz

Layar Samsung Galaxy Tab A11 berukuran 8,7 inci menggunakan panel TFT LCD. Ini berbeda dari kebanyakan tablet yang memakai IPS LCD. Panel TFT memiliki sudut pandang lebih sempit. Artinya, orang di samping kita tidak mudah mengintip layar.

Resolusinya berada di angka 800 x 1340 piksel. Tidak terlalu tinggi, tapi masih cukup untuk ukuran layar segini. Yang jadi peningkatan adalah refresh rate-nya yang mencapai 90Hz. Ini membuat scrolling dan navigasi terasa lebih mulus dibanding generasi sebelumnya.

Speaker Stereo dengan Tuning AKG

Untuk urusan audio, Galaxy Tab A11 dibekali speaker stereo berkualitas. Ada dua speaker yang diletakkan di sisi berbeda. Suara yang dihasilkan jadi lebih surround dan enak didengar. Samsung bahkan menggunakan tuning dari AKG dengan sistem Dolby Atmos.

Tablet ini masih mempertahankan port audio jack 3,5 mm. Jadi kalau kamu masih suka pakai earphone kabel, tidak perlu beli adapter lagi.

Performa Helio G99 yang Masih Diandalkan

Chipset yang dipakai Galaxy Tab A11 adalah MediaTek Helio G99. Ini chipset yang sama persis dengan Galaxy Tab A9. Helio G99 memang sudah cukup berumur, tapi performanya masih solid untuk kelas entry. Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 6nm yang cukup efisien.

CPU-nya terdiri dari 2 core Cortex-A76 berkecepatan 2,2 GHz dan 6 core Cortex-A55 berkecepatan 2 GHz. GPU-nya mengandalkan Mali-G57 MP2. Untuk memori, tablet ini hadir dengan RAM 4GB dan storage internal 64GB. Kapasitasnya memang terbatas, tapi ada slot microSD hingga 2TB.

Fitur Multitasking dan Taskbar ala Laptop

Galaxy Tab A11 punya fitur multitasking yang memadai untuk produktivitas. Ada split screen dan floating windows yang maksimal karena layar lebar. Fitur menarik lainnya adalah Taskbar yang mirip Windows. Kamu bisa menyimpan aplikasi favorit di sana untuk akses cepat.

Ini berguna banget kalau kamu sering berpindah-pindah aplikasi. Taskbar bikin workflow jadi lebih efisien dibanding harus bolak-balik ke home screen.

Android 15 dengan Update 7 Tahun

Samsung menghadirkan Galaxy Tab A11 dengan Android 15 dan One UI 7. Ini versi terbaru dari sistem operasi dan antarmuka Samsung. Yang lebih mengejutkan adalah jaminan updatenya. Samsung menjanjikan upgrade OS hingga 7 kali dan patch keamanan selama 7 tahun.

Angka ini sangat luar biasa untuk tablet harga terjangkau. Biasanya perangkat murah hanya dapat update 2-3 tahun maksimal.

Samsung Galaxy Tab A11 memang tidak membawa banyak perubahan signifikan dari pendahulunya. Chipset masih sama, baterai malah terasa kurang memadai.

Namun untuk tablet kelas entry dengan harga terjangkau, spesifikasinya masih layak. Apalagi dengan jaminan update 7 tahun yang sangat jarang ditemui.

Kalau kamu cari tablet murah untuk konsumsi konten dan produktivitas ringan, Galaxy Tab A11 bisa jadi pilihan. Tapi kalau mengharapkan lompatan performa besar, mungkin kamu akan sedikit kecewa.*